Ajudan Bupati Demak yang tewas dikabarkan akan menikahi sang kekasih pada 6 April 2019 mendatang.
- Nur Islamiyah
- Senin, 04 Maret 2019 - 08:23 WIB
WowKeren - Pada Minggu (3/3) kemarin, mobil yang membawa rombongan Bupati Demak M Natsir mengalami kecelakaan lalu lintas di kilometer (KM) 394 Tol Batang, Jawa Tengah. Sekitar pukul 03.15 WIB, mobil dengan nomor polisi H 9507 PN itu menabrak sebuah truk.
Kejadian itu menyebabkan ajudan Bupati Demak, Febri Dien Terial meninggal dunia setelah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalisari Batang. Korban mengalami luka parah di bagian belakang kepala dan tidak dapat diselamatkan.
Kecelakaan ini menorehkan duka yang mendalam bagi keluarga Febri. Pasalnya, ia dikabarkan akan menikahi sang kekasih bernama Harghiana Sahabrina Luthfi Fortuna pada 6 April 2019 mendatang.
Persiapan pernikahan keduanya sudah mencapai 90%. Mulai dari gedung pernikahan, baju pengantin, perhiasan seserahan hingga katering juga sudah dipesan. Bahkan undangan telah dicetak dan akan disebar pada minggu depan.
Ayah Febri, Junaidi mengungkapkan bahwa ia mendengar kabar kecelakaan tersebut sekitar pukul 5 pagi. Namun, saat akan berangkat ia kembali mendapat kabar yang menyatakan anaknya telah meninggal.
Saya dapat kabar kecelakaan itu jam 5 pagi. Kecelakaannya kan jam 3," ujar ayah Febri, seperti dikutip dari Tribun Jatim. "Nah, jam 6 itu saya siap-siap berangkat ke Demak, terus ada kabar lagi, kalau anak saya sudah meninggal dunia."
Junaidi mengungkapkan bahwa Febri sudah mempersiapkan segalanya untuk hari pernikahannya. Calon istri Febri adalah temannya selama menempuh pendidikan di IPDN.
"Ya, saya tahu bagaimana keinginan anak saya yang sangat kuat ingin menikahi calon istrinya itu," ujarnya. "Bahkan, ia pun sudah mempersiapkan kalau setelah menikah nanti, ia dan istrinya akan menentukan pilihan untuk tinggal di mana. Kalau tidak di Pasuruan atau Sidoarjo."
Selain itu, Junaidi sendiri tidak memiliki firasat apa-apa terkait kepergian anaknya. Ia terakhir kali berkomunikasi dengan Febri, saat putranya meminta tolong untuk membayar dana talangan mahar pernikahan yang akan diganti saat Febri pulang.
Kecelakaan yang menewaskan Febri disebabkan oleh mobil yang juga ditumpangi Bupati Demak berusaha menghindari truk yang tidak memiliki lampu belakang. Polisi menduga bahwa pengemudi juga mengantuk sehingga tidak dapat mengantisipasi keberadaan truk.
"Dugaan dari kepolisian, kecelakaan ini tidak bisa dihindari akibat dua faktor baik dari sisi kendaraan maupun pengemudi, yaitu kendaraan truk tidak memiliki lampu bagian belakang," ujar AVP Corporate Communications Jasa Marga, Irra Susiyanti. "Serta pengemudi Innova yang diduga mengantuk sehingga tidak bisa mengantisipasi keberadaan truk di depannya."
Bupati Demak sendiri dirujuk ke RSUP dr. Kariadi setelah sebelumnya dilarikan ke RSUP Batang. Natsir dirujuk ke RSUP dr. Kariadi pada Minggu sekitar pukul 15.30.
"Beliau mengalami luka pada kelingking dan tulang pinggul, sehingga perlu perawatan yang harus dibawa ke RSUP dr. Kariadi," kata Direktur RSUP Kaliasari Kabupaten Batang, Bekti. "Selain itu, lebih dekat dengan keluarga."
(wk/nris)