Singgung Aksi Sweeping, Menag Imbau Semua Pihak Bisa Tahan Diri di Bulan Ramadan
Nasional

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau semua pihak untuk menghormati datangnya bulan suci Ramadan. Salah satunya dengan menahan diri untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

WowKeren - Bulan Ramadan adalah momen yang dinanti-nanti oleh setiap muslim. Di bulan ini umat muslim selain diperintahkan untuk berpuasa menahan lapar dan dahaga, juga wajib untuk lebih menahan diri dari hawa nafsu.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengimbau semua pihak untuk bisa menahan diri terutama di bulan Ramadan. "Begini menurut saya, kaitannya dengan sweeping atau tidak. Ada baiknya untuk semua kita mampu menahan diri," kata Lukman di Kantor Kemenag Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (5/5).

Menag mengingatkan agar bulan puasa ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk melatih diri, terutama mengendalikan hawa nafsu. "Bulan Ramadan adalah bulan di mana setiap kita diberikan kesempatan untuk melatih diri dan mengendalikan hawa nafsu kita masing-masing," tutur Lukman.

Sebab, jika seseorang tidak mau menahan hawa nafsunya tidak menutup kemungkinan apa yang ia lakukan akan merugikan orang lain. Oleh sebab itu, hal-hal yang bisa menimbulkan kegaduhan sosial sebaiknya bisa dihindari. Upaya menghormati bulan suci bisa dilakukan misalnya dengan tidak main hakim sendiri.


"Menghormati bulan suci ini," jelas Lukman. "Sehingga tidak melakukan hal-hal yang bisa berpotensi menimbulkan kerawanan sosial."

Menag mengimbau kepada semua pihak untuk menaati tata aturan yang berlaku. Jika memang menemukan adanya indikasi hal-hal dinilai melanggar atau tidak pada tempatnya, maka sebaiknya tidak menghakimi secara sepihak.

Sebab, semuanya sudah diatur dalam undang-undang sehingga sebaiknya menyerahkannya kepada aparat penegak hukum untuk ditangani sesuai prosedur. "Jadi kalau ada hal-hal yang dinilai tidak pada tempatnya, saya berharap mohon setiap kita tidak mengambil tindakan sendiri, atau main hakim sendiri," imbuh Lukman.

Untuk mewujudkan Ramadan yang aman dan tenteram, pihak Kemenag juga sudah melakukan koordinasi dengan Majelis Ulama Indonesia. Lukman menuturkan bahwa pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan sejumlah ormas agar tak melakukan sweeping.

"Semuanya sudah kami komunikasikan, seperti juga ada imbauan dari MUI bahwa setiap kita mari dijaga kesucian bulan Ramadan ini," terang Lukman. "Sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kegaduhan atau kerawanan sosial secara umum."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait