PKS Puji Presiden Jokowi, Ternyata Karena Ini
Nasional

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengapresiasi sikap Presiden Jokowi. Pasalnya, Jokowi menunjukkan kelugasannya dalam merespon isu wacana penambahan jabatan Presiden menjadi 3 periode.

WowKeren - Presiden Joko Widodo menegaskan secara langsung bahwa dirinya tidak menyetujui adanya perpanjangan masa jabatan menjadi tiga periode. Ketegasan Jokowi menolak ini rupanya mendapatkan pujian dari Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Mardani mengapresiasi sikap Jokowi yang tegas dan lugas mengenai wacana pernambahan masa jabatan Presiden menjadi tiga periode. "Bravo untuk Pak Jokowi yang sudah bicara keras dan tegas, karena ini masalah yang sangat fundamental," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (2/12).


Mardani kemudian mengatakan apabila Presiden Jokowi tidak memiliki sikap tegas, maka isu tersebut akan terus berkembang menjadi liar. Bahkan jika dibiarkan terlalu lama, maka isu tersebut dapat menyebar dan menjadi bencana demokrasi.

"Karena ini jadi liar," ujar Mardani. "Awalnya GBHN, presiden dipilih MPR, tiga periode. Nah, saya apresiasi Pak Jokowi."

Tak hanya itu, Mardani berharap agar Presiden Jokowi dapat menindaklanjuti isu-isu tersebut dan bukan sekedar bersuara lugas. Menurutnya, mantan Wali Kota Solo itu harus mengecek konsolidasi yang dilakukan partai politik koalisinya untuk tidak menggulirkan isu-isu yang membuang energi masyarakat dan berbahaya bagi warisan Jokowi ke depan.

Sebelumnya diketahui jika dalam rencana amendemen terbatas UUD 1945 terdapat berbagai pendapat terkait perubahan masa jabatan presiden. Mulai dari yang mengusulkan masa jabatan presiden menjadi delapan tahun dalam satu periode hingga masa jabatan presiden menjadi empat tahun dan bisa dipilih sebanyak tiga kali.

Ada pun usul lain, soal masa jabatan presiden menjadi lima tahun dan dapat dipilih kembali sebanyak tiga kali. Namun, wacana tersebut ditolak oleh Presiden Jokowi secara langsung setelah sebelumnya disampaikan oleh Seskab Pramono Anung

"Sejak awal sudah saya sampaikan bahwa saya produk pemilihan langsung," kata Jokowi kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta Pusat pada Senin (2/12). "Saat itu waktu ada keinginan amandemen, apa jawaban saya? Untuk urusan haluan negara, jangan melebar ke mana-mana."

You can share this post!

Related Posts
Loading...