MenPAN RB Tjahjo Kumolo Rampung Pangkas Eselon III dan IV: Minggu Ini Launching
Nasional
Jokowi Pangkas Pejabat Eselon

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo mengaku bahwa kementeriannya telah menyelesaikan pemangkasan untuk jabatan eselon III dan IV.

WowKeren - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo mengaku bahwa kementeriannya telah menyelesaikan pemangkasan eselon III dan IV. Selanjutnya, ia akan melaporkan hal tersebut kepada Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi dan Menko Polhukam Mahfud MD.

Rencananya, ia akan melantik jabatan-jabatan tersebut dalam waktu dekat. "Mudah-mudahan dalam minggu ini, akan kami launching secara resmi," kata Tjahjo di gedung TVRI, Jakarta, Senin (2/12).


Tjahjo menyebut bahwa kementerian PAN RB telah mengalihkan pejabat setingkat eselon III ke jabatan fungsional ahli madya. Adapun jabatan eselon III yang dimaksud ada 52 pejabat administrator. Sementara untuk pejabat setara eselon IV, dalam hal ini pejabat pengawas, dialihkan ke jabatan fungsional ahli muda. Adapun jumlahnya ada 89 pejabat.

Meski demikian, Tjahjo belum merinci lebih detail lagi terkait pembagian tanggung jawab dan tugas pegawai-pegawai tersebut di kementerian. Kementerian PAN RB bukan satu-satunya yang bergerak cepat untuk menyikapi instruksi Jokowi tersebut. Dikatakan Tjahjo, sudah ada Kementerian Badan Usaha Milik Negara dan juga Kementerian Keuangan yang juga telah merampingkan birokrasi mereka.

"Kemenkeu yang sudah merampingkan eselon III, IV, V nya dengan cepat," lanjut mantan Menteri Dalam Negeri tersebut. "Kami juga apresiasi Menteri BUMN yang mulai dari atas, 7 deputi eselon 1 jadi hanya 3 deputi eselon I."

Seperti diketahui, Jokowi berkomitmen untuk melakukan perombakan terhadap birokrasi di Indonesia. Menurutnya, birokrasi di Indonesia perlu dirampingkan lagi agar lebih efisien. Hal itu disampaikan olehnya saat memberikan pidato di acara pelantikan presiden Oktober lalu.

"Penyederhanaan birokrasi harus terus kita lakukan besar-besaran," kata Jokowi. "Investasi untuk penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan."

Sementara itu, pemerintah berencana untuk mengganti posisi jabatan eselon III dan IV dengan robot pintar. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa pergantian dari pejabat eselon ke robot pintar tidak akan begitu berimbas ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. "Tidak ada implikasi," kata Sri Mulyani singkat di Kementerian Keuangan, Jumat (29/11).

You can share this post!

Related Posts
Loading...