Geram Dituduh Terlibat Sengketa Pelabuhan, Luhut: Jaga Mulutnya!
Nasional

Nama Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan diseret oleh Andre Gerinda dalam kasus sengketa PT Karya Citra Nusantara (KCN) dan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN). Hal ini membuat Luhut geram dengan pernyataan tersebut.

WowKeren - Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade sempat menyinggung nama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat Komisi VI DPR RI dengan Menteri BUMN Erick Thohir pada Senin (2/12). Saat itu, Andre menyeret nama Luhut dalam kasus sengketa PT Karya Citra Nusantara (KCN) dan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN).

Andre mengaku mendengar rumor soal keterlibatan Luhut dalam sengketa tersebut. Merespon kabar itu membuat Luhut geram.


Luhut pun menegaskan jika tidak pernah memiliki kepentingan apapun. Jadi ia meminta agar tidak ada pihak yang asal menyampaikan rumor dan asal menuduh saja.

"Saya nggak ada proyek. Nanti yang ngomong gitu saya tumbuk mulutnya!," ujar Luhut dengan dengan nada yang tinggi di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (2/12). "Benar lho ya itu jangan bicara nuduh yang nggak jelas."

Tak hanya sekali, Luhut bahkan menegaskan dua kali agar pihak yang menyinggung dirinya menjaga bicara dan tidak asal menuduh. Padahal menurutnya, sengketa proyek KCN-KBN sedang diselesaikan.

"Mau dari DPR dari hantu pun," tegasnya. "Ya yang ngomong itu jaga mulutnya ya! KCN itu kan sudah mau kita selesaikan."

Sebelumnya diketahui jika Andre Gerindra menyeret nama Luhut terlibat dalam kasus sengketa Pelabuhan Marunda antara PT Karya Citra Nusantara (KCN) dan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN). "Saya mendengar rumor, tapi terus terang saya tidak percaya rumor itu. Tapi ini perlu kita sampaikan secara terbuka supaya Bapak juga bisa menginvestigasi ini dan kalau perlu melaporkan kepada Presiden Jokowi," ujar Andre.

"arena sesuai dengan komitmen Presiden, kita semua tahu bahwa Presiden akan menggigit siapapun orang yamg mengganggu proses-proses kegiatan di negara ini yang merugikan negara," lanjutnya. "Nah rumor ini saya rasa tidak benar dan saya tidak percaya juga. Tapi perlu Bapak investigasi disebut-sebut nama Pak Luhut Binsar Pandjaitan dalam kasus KCN dan KBN ini."

You can share this post!

Related Posts
Loading...