Makin 'Halu', Sunda Empire Bakal Rapat di Bali Undang 176 Negara
Nasional

Pernyataan terbaru dari Petinggi Sunda Empire, HRH Ki Ageng Ranggasana mengatakan jika kerajaannya itu bakal mengadakan rapat tertutup di Bali pada tanggal 24-25 Januari 2020. Rapat tini juga akan mengundang perwakilan dari 176 negara.

WowKeren - Fenomena munculnya 'kerajaan-kerajaan' fiktif di Indonesia beberapa waktu terakhir masih menjadi sorotan masyarakat. Salah satu 'kerajaan' yang masih menghiasi media dengan pernyataan-pernyataan terbarunya adalah Sunda Empire.

Baru-baru ini, Sunda Empire mengumumkan akan menggelar rapat internal tertutup di kawasan Kuta, Bali yang bakal digelar pada Jumat (24/1) hingga Sabtu (25/1). Hal ini disampaikan oleh Petinggi Sunda Empire, HRH Ki Ageng Ranggasana.

Dalam rapat tersebut, kata Ranggasana, bakal membahas 'World Wide Women Conference' yang akan digelar pada 15 Juni di Bandung, Jawa Barat. Persiapan acara tersebut sudah mencapai 60 persen dan bakal ditutup di Malaysia.

“Agenda ke Bali dalam rangka rapat panita untuk World Wide Women Conference oleh Sunda Empire," ujar Ranggasana dilansir Kumparan, Jumat (24/1). " Jadi, mengundang seluruh ibu negara di Bandung tanggal 15 Juni. Kebetulan ada pihak- pihak negara yang dilibatkan menjadi panitia."


Lebih lanjut, Ranggasana menjelaskan jika dalam rapat ini nantinya bakal mengundang 176 perwakilan negara-negara di dunia, di antaranya Kerajaan Malaysia, Eropa, dan Indonesia. “Dari kerajaan Malaysia dan hadir beberapa negara dari pasifik yang mewakili dari Eropa juga ada mewakili," tuturnya. "Ada dari Amerika dan Inggris yang dilibatkan."

Acara World Wide Women Conference sendiri akan membahas tentang peranan perempuan dalam perdamaian dunia. Menurut Ranggasana, perempuan memiliki peranan untuk menciptakan kesejahteraan, termasuk mencabut senjata dan nuklir.

Kongres ini merupakan penghantar sebelum Kongres Sunda Empire yang rencananya digelar 15 Agustus 2020 di Bandung. Ranggasana kemudian menegaskan jika rapat yang akan digelar Jumat hari ini (24/1) tertutup sehingga tak ada wartawan media yang meliput.

Sebelumnya telah diketahui, Ranggasana juga mengungkapkan pembina "Kekaisaran Matahari" yaitu mantan bos Alibaba Jack Ma dan eks direktur Microsoft Bill Gates. Keduanya berperan sebagai pembina dalam pembuatan empire system.

"Otomatis, dia (Jack Ma) gabung sama kami sama Bill Gates," ujar Raden Rangga pada Selasa (21/1) malam. "Kami anggap jadi pembina dalam pembuatan empire system."

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait