Nikita Mirzani kembali membagikan rekaman suara diduga Sajad Ukra. Kali ini rekaman tersebut memperdengarkan soal Sajad yang pernah menyebut Niki sebagai pelacur.
- Lailatul Maghfiroh
- Jumat, 07 Februari 2020 - 09:13 WIB
WowKeren - Konflik antara Nikita Mirzani dengan sang mantan suami kedua, Sajad Ukra, kembali memanas. Usai bebas dan ditetapkan sebagai tahanan kota atas kasus dugaan KDRT terhadap Dipo Latief, Niki mengunggah rekaman suara Sajad di Instagram.
Niki membagikan rekaman yang diduga suara Sajad saat menghina aparat kepolisian yang mudah disuap dengan uang. Menanggapi hal itu, istri Sajad, Medina Moesa langsung membantah dan menuding bahwa Niki telah memfitnah suaminya.
Lebih lanjut, kini Niki kembali terlihat membagikan rekaman suara Sajad saat menyebutnya sebagai pelacur. “That bitch!! That prostitute is in jail because of ME! Not because of DIPO, ME AND MY WIFE put her in jail !” demikian ungkapan dari suara di rekaman yang dibagikan oleh Niki.
Sementara itu, Niki juga berjanji bahwa ia akan menunjukkan rekaman suara Sajad lagi pada minggu depan. “Ini voice note terkahir dr nyai. Minggu dpn lanjut lg. Ksh nafas dl sekejap. Minggu dpn kalian bisa mendengarkan lagi voice note yang bikin jantung kalian bergetar,” tulis Niki mengiringi postingannya, Kamis (6/2).
Niki juga meluruskan soal maksud dari rekaman suara Sajad yang kemarin. Bahwa pada rekaman tersebut Sajad bermaksud mengungkapkan bahwa ia bisa membayar polisi untuk menjebloskan Niki ke penjara.
“Oh Iya untuk meluruskan. Netizen yg ga paham bhs Ingris di voice note sblm nya itu. Bahwasan nya sih sajad ukra ini bilang. Kalau dia bisa membayar polisi untuk penjarakan saya. Bukan nya saya yg bayar polisi atau apapun itu supaya bisa bebas. 1 perak pun saya ga keluar uang. Mudah2 an paham yah kaleaaan,” papar Niki. “Nah buat warga negara Indonesia raya. Kalian bisa lapor polisi mana aja. Polda boleh. Mabes polri atau polres2 terdekat dimana pun kalian berasa.”
(wk/lail)