Viral Pria Main Skateboard Pakai Hazmat, Ikatan Dokter Indonesia Beri Kecaman
GettyImage
Nasional

Seorang pria di Bandung bermain skateboard dengan memakai Alat Pelindung Diri (APD) yang kian langka karena dibutuhkan oleh para petugas medis yang menangani pasien Covid-19.

WowKeren - Di tengah-tengah pandemi virus corona alias Covid-19, banyak orang yang justru salah kaprah dalam menanggapi wabah tersebut. Sebut saja saat banyak orang yang memborong masker dan handsanitizer, sehingga menyebabkan kelangkaan.

Bahkan sejumlah oknum menyalahgunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang seharusnya dipakai oleh tenaga medis dalam menangani pasien Covid-19. Sebelumnya, geger foto mak-mak ke pasar memakai APD berupa hazmat yang jumlahnya terbatas hanya untuk pergi pasar.

Kali ini, seorang pria juga terlihat memakai hazmat hanya untuk bermain skateboard di sebuah taman Bandung, Jawa Barat. Video aksi pria yang memakai hazmat tersebut pun viral di media sosial dan langsung menuai kecaman dari netizen.

"Mata nya ga di buka kalii, tolong lah liat dunia ini. Kasian tenaga medis yang berkepentingan kekurangan apd itu eh lu cuma buat main main aja," ujar akun @nyd*****da_. "Jadi ini yg buat APD langka," sahut akun @dan****pok.


"Bego banget sih... Di RS banyak tenaga medis kekurangan APD ini Malah kelayapan pakai alat ini....." komentar akun @rere****iadi. "Caper'nyaaa... Pengen viral caranya gak gitu brohh.." sambung akun @ven***anf.

Aksi pria tersebut pun langsung mendapat perhatian dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang turut memberi kritikan. Menurut Ketua Umum PB IDI, dr Daeng M Faqih, aksi pria tersebut sudah berlebihan.

"Itu terlalu berlebihan kalau warga ikut-ikutan (pakai APD). APD itu dipakai oleh tenaga medis yang melakukan perawatan di isolasi," ujar dr Daeng. "Masyarakat kan enggak ngerawat pasien, maka masyarakat enggak usah pakai APD. Jadi perlindungan yang dipakai itu kalau dia ke tempat yang berkerumun itu harus pakai masker."

Lebih lanjut, dr Daeng juga mengimbau masyarakat hanya perlu melakukan social distancing agar mencegah penularan Covid-19. "Sekarang enggak boleh itu di tempat berkerumun, harus dilakukan social distancing kan, tinggal di rumah saja. Prinsipnya dua, yang sehat tidak boleh tertular, yang sakit tidak boleh menularkan," papar dr Daeng.

(wk/evaa)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait