Ada PSBB, Trafik Internet Diperkirakan Melonjak Selama Bulan Ramadhan
Nasional

Sejumlah kebijakan pemerintah untuk tetap 'stay at home' membuat konsumsi internet masyarakat bertambah. Bahkan beberapa provider telah memperkirakan trafik internet akan melonjak selama bulan Ramadhan ini.

WowKeren - Adanya pandemi corona di Indonesia membuat pemerintah melarang masyarakat untuk keluar rumah dan menjaga jarak (social distancing). Untuk menekan penyebaran virus corona di Tanah Air, pemerintah bahkan menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dengan adanya kebijakan pemerintah ini, masyarakat pun diharuskan untuk melakukan semua kegiatannya dari rumah. Seperti bekerja, belajar hingga beribadah.

Keberadaan masyarakat di rumah selama Ramadan secara otomatis membuat trafik internet meningkat. Selain tetap untuk kepentingan bekerja dan belajar, internet dalam situasi saat ini telah menjadi sarana penting untuk mencari hiburan.

Salah satu provider besar di Indonesia, seperti Telkomsel pun memprediksi selama bulan puasa Ramadan dan Idul Fitri 1441 Hijriah akan terjadi lonjakan trafik komunikasi berbasis layanan broadband sekitar 20 persen. Sedangkan untuk trafik layanan legacy voice dan pesan singkat atau SMS diprediksi akan mengalami penurunan jika dibandingkan dengan hari normal.


Hal ini didorong dengan semakin kuatnya adopsi masyarakat dalam pemanfaatan layanan broadband dan digital untuk mendukung produktivitas saat beraktivitas dari rumah di tengah pandemi saat ini.

Sementara itu, Xl Axiata memprediksi lonjakan trafik pada ramadan sekitar 15-20 persen. Untuk layanan percakapan sekitar 5 persen dan untuk layanan SMS trafiknya relatif stabil. "Berdasarkan data trafik lebaran tahun sebelumnya, umumnya kenaikan trafik akan terjadi di kota-kota Bandung, Cirebon, Tegal, Semarang, Surabaya, Madura, Medan, Lampung, Makassar, Banjarmasin, Lombok," ujar Plt Chief Techology Officer XL Axiata I Gede Darmayusa.

Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata Dian Siswarini berkata secara keseluruhan selama periode waktu diberlakukannya kebijakan WFH dan belajar dari rumah, untuk trafik layanan seluler terjadi peningkatan trafik sekitar 18 persen dari kondisi normal. Sedangkan untuk layanan XL Home peningkatan trafik sekitar 20 persen dari kondisi normal.

Indosat Ooredoo juga turut memprediksi kebutuhan telekomunikasi akan meningkat sebesar 20 persen dibanding hari normal, terutama di situasi yang berkembang belakangan ini. Terutama untuk kebutuhan telekomunikasi, dimana terjadi peningkatan trafik data sekitar 24 persen dan trafik telpon sekitar 11 persen dibandingkan hari biasa.

Aplikasi yang paling banyak digunakan oleh pelanggan, antara lain YouTube, WhatsApp, Facebook, dan Instagram. Adapun daerah yang tercatat mengalami peningkatan tertinggi berada di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait