Pekan ini sudah beberapa kali Indonesia melaporkan hingga lebih dari 1.000 kasus positif dalam sehari. Letjen TNI Doni Monardo pun memberikan penjelasan soal situasi meresahkan ini.
- Elvariza Opita
- Sabtu, 13 Juni 2020 - 16:33 WIB
WowKeren - Perkembangan wabah virus Corona di Indonesia selama beberapa hari belakangan terus menjadi sorotan. Pasalnya hampir setiap hari Indonesia mencatat ada tambahan kasus positif sampai lebih dari seribu orang.
Situasi ini jelas membuat publik semakin khawatir, apalagi Indonesia mulai mengadopsi tatanan hidup baru "new normal". Menanggapi hal tersebut, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Letjen TNI Doni Monardo.
Doni menjelaskan bahwa lonjakan kasus positif beberapa waktu belakangan merupakan wujud penanganan Corona di Indonesia yang semakin baik. Jumlah pasien meningkat tajam karena yang diperiksa makin banyak serta tepat sasaran.
"Kenaikan ini faktor pertamanya karena jumlah pemeriksaan semakin banyak," jelas Doni dalam acara "Prime Talk" di Metro TV, Jumat (12/6). "Target yang diperiksa orang dalam pemantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG) itu tepat sasaran, artinya mereka yang diperiksa sebagian besar positif."
Doni juga tak segan membeberkan data yang mendukung klaimnya ini. Seperti dari segi jumlah pasien sembuh yang terus mengalami peningkatan sementara kasus meninggalnya menurun.
"Kemarin yang sembuh jumlahnya lebih dari 500, hari ini 750 orang," ujar Doni, seperti dilansir dari Medcom, Sabtu (13/6). "Ini kita lihat presentase angka kematian di beberapa daerah itu nyaris tidak ada walaupun di beberapa daerah mengalami peningkatan."
Lebih lanjut, Doni menegaskan pemerintah tak pernah mengabaikan penambahan kasus positif yang terjadi. Dan berbagai inovasi dan strategi terus dipersiapkan untuk mengatasi penambahan kasus-kasus tersebut.
Doni pun menyatakan sebagian besar kasus ini merupakan transmisi lokal alias tertular dari satu individu ke individu lain. Dan hal ini tak lepas dari Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah yang diperingati pada akhir Mei 2020 lalu.
Kasus-kasus transmisi lokal ini juga menunjukkan bahwa pola hidup masyarakat masih belum benar-benar bisa "berdamai" dengan virus Corona. Padahal saat ini Indonesia sudah mulai bertransisi ke era "new normal".
Sementara itu, pada Sabtu ini pemerintah mengonfirmasi sebanyak 1.014 kasus positif baru, menambah daftar pasien COVID-19 menjadi 37.420 orang. Sebanyak 563 orang dilaporkan berhasil "melawan" virus Corona, sedangkan 43 lainnya meninggal dunia.
(wk/elva)