Bukan Pasien Positif, Ternyata Hal Ini Yang Lebih Ditakutkan WHO Soal Corona di RI
Nasional

WHO rupanya lebih menyoroti perihal jumlah kematian pasien dalam pengawasan (PDP) Corona yang jauh lebih tinggi ketimbang pasien positifnya. Berikut paparan lengkap WHO soal krisis ini.

WowKeren - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentu memberikan perhatian khusus untuk beberapa daerah atau negara yang dianggap sangat terdampak oleh wabah virus Corona. Dan salah satu yang ikut menuai perhatian khusus ini adalah Indonesia.

Dan ternyata bukan terkait perkembangan kasus positifnya yang belakangan menginjak angka seribu nyaris setiap hari, melainkan soal kematian para pasien dalam pengawasan (PDP). Organisasi itu menduga jumlah kematian PDP Corona di Indonesia jauh lebih tinggi daripada kasus positifnya.

WHO mendasarkan pernyataannya pada data yang dicatat dalam kurun waktu 3 pekan sejak 18 Mei 2020 sampai Minggu (7/6) kemarin. Semenrara hingga saat ini total ada 13.578 PDP yang dilaporkan pemerintah.

"Kematian pasien dalam pengawasan (PDP) secara substansial lebih tinggi," ungkap WHO dalam laporannya, Sabtu (13/6). "Daripada kematian kasus konfirmasi positif COVID-19 di Pulau Jawa, kecuali Jawa Timur."


Menurut WHO, ada sebanyak 360 PDP di Jakarta yang meninggal dunia dalam kurun waktu tersebut. Sedangkan kematian dari kasus konfirmasi positifnya "hanya" mencapai 66 kasus.

Sedangkan di Jawa Barat, kematian PDP sebanyak 274, kematian kasus positif COVID-19 sebanyak 48 dan kematian ODP (orang dalam pemantauan) ada 50. Sementara di Jawa Tengah terdapat 258 PDP yang meninggal dunia, jauh lebih tinggi daripada pasien positif yang meninggal yakni mencapai 28 orang.

Pola seperti ini hanya tak ditemui di Jawa Timur yang mencatatkan 219 PDP meninggal dunia. Sementara pasien meninggal akibat dikonfirmasi positif Corona mencapai 289 kasus, sedangkan 17 ODP juga dikonfirmasi meninggal.

Situasi ini, imbuh WHO, diharapkan tak diabaikan begitu saja. Dan memang kondisi di lapangan menunjukkan PDP yang terlebih dahulu meregang nyawa sebelum sempat dikonfirmasi positif dengan tes swab.

Sementara itu, pada Sabtu (13/6) hari ini pemerintah mengonfirmasi sebanyak 1.014 kasus positif baru, menambah daftar pasien COVID-19 menjadi 37.420 orang. Sebanyak 563 orang dilaporkan berhasil "melawan" virus Corona, sedangkan 43 lainnya meninggal dunia.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait