Tessa Kaunang Tertipu Saat Transaksi Online, Pihak Bukalapak Ikut Menyesal
Instagram/tessakaunang_tuiit
Selebriti

Tessa Kaunang menjadi korban penipuan saat melakukan transaksi pembelian sepeda di Bukalapak. Pihak Bukalapak pun buka suara atas kejadian buruk yang menimpa Tessa ketika menggunakan aplikasi mereka.

WowKeren - Tessa Kaunang baru saja tertimpa musibah saat hendak membeli sepeda merek Brompton. Tessa ternyata menjadi korban penipuan. Mantan istri dari Sandy Tumiwa itu pun membuat laporan ke Polres Jakarta Selatan pada Selasa (28/7/2020).

Artis 43 tahun ini mengaku ditipu saat membeli sepeda merek Brompton di Bukalapak. Kasus ini pun mendapat perhatian yang serius dari Bukalapak. Salah satu e-commerce terbesar di Indonesia pun sangat menyesali dengan kasus yang menimpa Tessa Kaunang. Pasalnya Tessa mengalami penipuan saat bertransaksi di Bukalapak.

Pihak Bukalapak mengaku ikut menyesalkan adanya tindakan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut. Tessa pun sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Bukalapak.


"Terkait kasus phising yang dialami oleh Tessa Kaunang saat bertransaksi di Bukalapak, kami sangat menyesalkan adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang mengambil kesempatan dalam situasi ini," bunyi pernyataan resmi dari Bukalapak, dilasnir dari Suara.com. "Tessa Kaunang bersedia menginformasikan pada tim Bukalapak apabila pihak kepolisian membutuhkan sejumlah informasi untuk keperluan investigasi lanjutan."

Bukalapak sendiri mengaku sudah menghubungi Tessa Kaunang dan telah mendapat tanggapan positif dari mantan istri Sandy Tumiwa tersebut. Bukalapak pun kemudian meminta kepada masyarakat yang melakukan transaksi ke Bukalapak atau e-commerce lain agar berhati-hati.

"Para pengguna diimbau agar selalu melakukan langkah-langkah pencegahan empat aman lima sempurna yang terdapat di akun resmi kami agar terhindar dari upaya phishing dan tindak kejahatan kriminal lainnya saat betransaksi online. Salah satu poin penting di dalam langkah-langkah tersebut adalah menjaga kerahasiaan informasi penting seperti kode OTP, password, dan data perbankan dari siapapun."

Seperti diketahui, saat itu Tessa ternyata hendak membeli sepeda Brompton karena tergiur dengan harga diskon dari harga Rp 57 juta menjadi Rp 23 juta. Tessa kemudian melakukan pembayaran sesuai prosedur toko online tersebut. Tapi beberapa saat kemudian Tessa mendapat info bahwa link yang didapat Tessa tersebut palsu dan uang Rp 23 juta miliknya raib.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait