Lebih Mahal dari Bioskop, 'Tiket' Rilis Streaming 'Mulan' Dibanderol 400 Ribuan
Film

Dirilis secara streaming, harga 'tiket' yang dipatok untuk bisa menyaksikan 'Mulan' pun berbeda dengan versi rilis bioskop pada umumnya, di mana para penggemar harus merogoh kocek lebih dalam.

WowKeren - Salah satu film live-action yang paling dinantikan kehadirannya, "Mulan", dipastikan bakal menyapa penggemar pada bulan September mendatang. Namun tak seperti film-film Disney lainnya, kali ini "Mulan" bakal dirilis secara streaming lewat saluran Disney+ demi menghindari risiko penularan COVID-19.

Dirilis secara streaming, sudah tentu harga "tiket" yang dipatok untuk bisa menyaksikan "Mulan" pun berbeda dengan versi rilis bioskop pada umumnya. Kabar terbaru menyebut bahwa Disney telah mengungkap harga sewa film "Mulan", yang rupanya membuat para penggemar harus merogoh kocek lebih dalam demi bisa menyaksikan aksi Liu Yifei.

Dilansir dari Variety, harga premier "Mulan" dipatok 19,9 pound sterling atau setara dengan Rp383 ribu di Inggris. Harga ini lebih murah dibanding biaya langganan Disney sebesar 23 pound sterling atau Rp441 ribu.

Kemudian di Spanyol dan Italia, harga "Mulan" dipatok 21,9 euro atau setara Rp380 ribu. Di Selandia Baru, dipatok NZ$39,99 atau Rp382 ribu, dan di Australia dipatok AUS$34,99 atau Rp367 ribu.

Sementara itu, di India yang bekerja sama dengan Hotstar seperti di Indonesia, "Mulan" dipatok sebesar 1.932 rupee atau setara dengan Rp380 ribu. Harga tersebut lebih mahal dibanding biaya langganan Disney+Hotstar di India yang sebesar 1.499 rupee atau Rp295 ribu.


Di Indonesia sendiri, Disney+Hotstar yang akan rilis 4 September mendatang belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait harga "Mulan". Mereka hanya baru memberikan keterangan bahwa biaya langganan sementara ini dipatok Rp39 ribu per bulan.

Sebagai informasi tambahan, sebelumnya CEO Disney secara langsung mengonfirmasi penayangan "Mulan" di Indonesia, bersamaan dengan peluncuran platform streaming Disney+ Hotstar di Tanah Air pada 5 September nanti. Sejauh ini, Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang disambangi oleh platform digital tersebut.

"Dengan gembira saya umumkan bahwa kami akan meluncurkan Disney+ Hotstar pada 5 September di Indonesia, salah satu negara dengan populasi terpadat di dunia," tutur CEO Disney, Bob Chapek.

Pengumuman peluncuran Disney+ di Indonesia ini muncul setelah Disney memastikan "Mulan" akan tayang via streaming di negara-negara yang telah tersedia platform tersebut. Sementara di negara yang belum tersedia, film "Mulan" bakal tetap tayang di bioskop dengan menyesuaikan situasi terkini. Namun sampai saat ini, Disney belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait waktu perilisan.

Penundaan hingga waktu yang belum ditentukan ini menjadi kali keempat bagi "Mulan" dalam beberapa bulan terakhir. Awalnya, film ini dijadwalkan tayang serentak pada 27 Maret. Namun, rencana tersebut ditunda menjadi 24 Juli. Kemudian kondisi yang tak membaik dan membuat Disney harus kembali menunda perilisan hingga 21 Agustus.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts