Pihak TNI telah memberikan ganti rugi kepada para 'korban' tabrakan tank yang terjadi di pinggir Jalan Raya Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Diketahui insiden tersebut merusak 4 sepeda motor dan satu gerobak penjual gorengan.
- Nidya Putri
- Jumat, 11 September 2020 - 13:55 WIB
WowKeren - Warganet baru-baru ini dihebohkan dengan video yang menampilkan tank milik TNI hilang kendali hingga akhirnya menabrak empat sepeda motor dan satu gerobak penjual gorengan yang tengah berada di pinggir Jalan Raya Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Beruntung, dalam kejadian tersebut tak ada korban jiwa.
Pihak TNI sendiri telah mengganti kerugian yang dialami oleh warga. "Tidak ada korban jiwa, hanya materil saja," ujar Kapendam III Siliwangi Kolonel Infanteri FX Sri Wellyanto di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (10/9).
Adapun kendaraan yang menjadi korban di antaranya empat unit sepeda motor dan satu gerobak pedagang tahu. Menurut Welly, pihak TNI sudah mengganti kerugian materil yang dialami warga.
Penggantian kerugian itu diberikan langsung oleh TNI melalui Komandan Batalyon (Danyon) Kavaleri Letkol Kav Embi Triono kepada warga yang jadi korban. Nominal ganti rugi yang diberikan beragam tergantung kerusakan. "Sudah ditangani oleh Danyon, sudah dilaksanakan ganti rugi," katanya.
Salah satu akun Twitter @JabreakYudha juga telah mengunggah bukti surat ganti rugi yang telah diberikan TNI kepada para korban. "Kerugian berupa spm, gerobak dan dagangan akibat ketabrak tank sdh diganti Dan Yon Kav 4/KC. Jadi sdh clear. Bahkan diganti lebih besar dari yg diminta. Semoga ke depannya driver tanknya lebih berhati-hati," cuitnya.
Sebelumnya diketahui jika terjadi kecelakaan dimana tank TNI tak sengaja menabrak dan melindas gerobak dan sejumlah motor yang berada di pinggir jalan lantaran gagal berbelok dengan mulus. Panit Lantas Polsek Cipatat Ipda Nana membenarkan peristiwa tersebut. "Betul ada kecelakaan tank Yonkav 4, tapi itu sebetulnya hanya kecelakaan biasa saja," ujarnya.
Sementara itu, Kodam III Siliwangi menyebut akan melakukan penyebab tank itu menabrak motor dan gerobak dagangan. "Sekarang tim sedang turun, kita masih menunggu proses penyelidikan dari POM," ujar Kapendam III Siliwangi Kolonel Inf FX Sri Wellyanto di Makodam III Siliwangi, Jalan Aceh, Kota Bandung, Kamis (10/9).
(wk/nidy)