Heboh Tawuran Anti Mainstream di Laut, Pemkot Ambil Tindakan Pencegahan
Nasional

Pemkot Jakarta Utara telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi agar aksi tawuran di tengah laut sebelah Pelabuhan NPCT 1 (New Priuk), Jakarta Utara, tak kembali terjadi.

WowKeren - Belum lama ini sebuah video viral yang menunjukkan aksi tawuran sejumlah pemuda menjadi bahasan panas warganet. Pasalnya pemuda-pemuda itu sangat anti mainstream lantaran tawuran di tengah laut.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi di laut sebelah Pelabuhan NPCT 1 (New Priuk), Jakarta Utara, Minggu (6/9). Tawuran anti mainstream ini sendiri bukan hanya sekali terjadi melainkan sudah kedua kalinya.

Pemkot Jakarta Utara pun telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko mengatakan Pemerintah Kota akan melibatkan masyarakat untuk mencegah kejadian tawuran di laut itu terulang.

Antisipasi juga dilakukan dengan mengerahkan petugas gabungan untuk melakukan patroli. "Sebagai langkah antisipasi, kami lakukan patroli dan pengawasan bersama tiga pilar (Satpol, TNI, dan Polri) serta melibatkan unsur masyarakat, seperti RT, RW, FKDM, Karang Taruna, dan potmas lainnya," kata Sigit, Kamis (10/9).

"Pelibatan masyarakat sejauh evaluasi saat ini mampu ubah perilaku dan hentikan potensi kerawanan tersebut berulang," tuturnya. Patroli akan digencarkan setiap hari.


Selain itu, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, disebut Sigit, juga akan terlibat dalam pengawasan. "(Patroli) setiap hari di pagi, siang, dan sore. Posko bersama stasioner juga ditempatkan di sana. Polres Pelabuhan Tanjung Priok juga terlibat dan memberi dukungan pembinaan maupun pengawasan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Sigit mengatakan pihaknya juga sudah memperbaiki tembok pembatas di sekitar lokasi agar kelompok pemuda tidak lagi mudah terjun ke laut dan melakukan aksi tawuran. "Tembok yang berlubang sudah diperbaiki juga," tegasnya.

Sementara itu, polri sendiri telah mendatangi lokasi tersebut kala tawuran berlangsung. "Kita datangi ke lokasi mereka bubar dan barang buktinya mereka buang ke laut," ujar Kapolres Cilincing, Jakut, Kompol Imam TB, Kamis (10/9).

Menurut Imam, para pelaku tampaknya sudah menyiapkan semuanya untuk mengelabui aksi tawuran mereka. Pasalnya ketika hendak ditangkap, kedua kelompok bersikap seolah-olah sedang bercanda sementara barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan telah dibuang ke laut.

"Kalau mereka masih saling ribut (tawuran) kita bisa amankan," terang Imam, dilansir dari Jawa Pos. "Tetapi mereka malah bercanda (di darat) semua, jadi tidak tahu siapa yang tawuran."

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait