Indonesia Masuk Daftar 10 Negara Dengan Utang LN Terbanyak di Dunia
Nasional

Adapun posisi utang luar negeri Indonesia pada tahun 2019 mencapai USD 402,08 miliar atau sekitar Rp 5.940 triliun. Angka tersebut naik sebanyak 5,9 persen dibanding tahun 2018.

WowKeren - Indonesia masuk dalam daftar 10 negara berpendapatan kecil- menengah dengan utang luar negeri terbesar di dunia. Hal ini berdasarkan laporan International Debt Statistics (IDS) 2021 atau Statistik Utang Internasional yang dirilis Bank Dunia.

"Untuk mengumpulkan arus keuangan bersih ke rendah dan lainnya negara berpenghasilan menengah, utang mereka naik 9 persen pada tahun 2019 dengan peningkatan arus masuk ekuitas bersih sebesar 24 persen," demikian kutipan laporan tersebut, Selasa (13/10). Indonesia kini berada di posisi ke-7 dalam daftar tersebut.

Adapun posisi utang luar negeri Indonesia pada tahun 2019 mencapai USD 402,08 miliar atau sekitar Rp 5.940 triliun. Angka tersebut naik sebanyak 5,9 persen dibanding posisi utang luar negeri Indonesia pada tahun 2018 yang mencapai USD 379,58 miliar atau sekitar Rp 5.608 triliun.

Sedangkan rasio utang luar negeri Indonesia terhadap ekspor di tahun 2019 adalah 194 persen. Lalu rasio utang terhadap gross national income (GNI) atau pendapatan nasional bruto sebesar 37 persen.


Dari jumlah tersebut, utang luar negeri Indonesia pada tahun 2019 lebih didominasi oleh utang hangka panjang, yaitu mencapai USD 354,54 miliar atau sekitar Rp 5.238 triliun. Sedangkan utang luar negeri jangka pendek mencapai USD 44,79 miliar atau sekitar Rp 661 triliun.

Di sisi lain, Tiongkok menempati posisi pertama sebagai negara berpendapatan kecil-menengah dengan utang luar negeri terbesar di dunia. Di posisi ke-2 ada Brasil, lalu posisi ke-3 ada India, dan Rusia di posisi ke-4.

Kemudian di posisi ke-5 ada Meksiko, sedangkan posisi ke-6 ada Turki. Lalu ada Argentina di posisi ke-8, Afrika Selatan di posisi ke-9, dan Thailand di posisi ke-10.

Dalam IDS 2021, Bank Dunia mencatat posisi utang luar negeri hingga tahun 2019. Secara keseluruhan,Bank Dunia mencatat total utang luar negeri dari negara- negara tersebut, di luar Tiongkok, mencapai USD 3,6 triliun atau sekitar Rp 53.184 triliun. Angka tersebut naik 4,6 persen dibandingkan tahun 2018.

Akumulasi utang negara-negara tersebut, di luar Tiongkok, menyumbang hampir 60 persen dari total utang luar negeri seluruh negara berpenghasilan rendah- menengah kecuali Tiongkok. Sedangkan utang luar negeri Tiongkok sendiri menyumbang 26 persen dari total utang luar negeri negara-negara berpenghasilan rendah-menengah.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts