Bongkar 'Nikmat' Korupsi, Sri Mulyani Beri Pesan Bijak Bagi Wisudawan
Instagram/smindrawati
Nasional

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani baru saja memberikan pesan-pesan bijak kepada para wisudawan STAN, turut membongkar mengenai godaan jumlah uang sogokan yang sangat besar.

WowKeren - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani baru saja memberikan pidatonya bagi para wisudawan Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN) pada Rabu (14/10). Dalam pidatonya, Sri Mulyani memberikan pesan-pesan bijaknya bagi lulusan PKN STAN.

Sri Mulyani mengingatkan para wisudawan agar tidak mudah tergoda dengan korupsi. Menurutnya, godaan untuk terlibat atau melakukan korupsi sangat besar mengingat para wisudawan akan terjun sebagai pengelola keuangan negara.

Menteri Terbaik se-Asia Timur dan Pasifik ini berpesan kepada para wisudawan untuk selalu memiliki integritas saat bekerja di bidang keuangan negara. Pasalnya, integritas untuk melakukan pekerjaannya secara baik dan benar sebagai pengelola keuangan negara sanggup menjadi penangkal godaan korupsi.

Sri Mulyani membongkar jika tawaran uang sogokan menang beragam dan tentunya menggoda, mulai jutaan hingga miliaran rupiah. Namun, ia kembali mengingatkan jika uang tersebut milik rakyat sehingga pengelola keuangan negara wajib memiliki integritas yang tinggi.


Ia menyebut integritas menggambarkan karakter seseorang dan tidak boleh diperjualbelikan. Jika seseorang nekat melakukan korupsi dan menerima sogokan, maka orang tersebut dianggap sudah tidak memiliki nilai lagi karena telah menjual integritasnya.

"Keuangan negara ini adalah uang masyarakat, bangsa negara," pesan Sri Mulyani saat memberi sambutan dalam Wisuda Akbar PKN STAN 2020 seperti dilansir dari Kumparan, Rabu (14/10). "Bukan uang kita, bukan uang nenek moyang kita, bukan untuk anak cucu saya sendiri, tidak. Ini adalah uang rakyat."

"Meskipun menghadapi kemungkinan diberikan uang sogokan. Nilainya bisa jutaan, puluhan juta, ratusan juta, bahkan bisa miliar," sambungnya. "Namun itu tidak diperjualbelikan, nilai itu menjadi tidak ada harganya begitu anda jual integritas anda. Anda menjadi tidak punya nilai."

Terakhir, Sri Mulyani berpesan agar mereka bisa selalu menyimpan tekad dan integritas saat bekerja sebagai pengelola keuangan. Selain itu, ia mengingatkan pentingnya ibadah untuk menjaga hati dan pikiran agar tidak mudah tergoda dengan uang yang bukan milik sendiri.

"Jadi kalau kalian punya tekad, jaga integritas itu, simpanlah dalam pikiran dan hati kalian. Tekad itu disimpan dan dipelihara," ungkap Sri Mulyani. "Kalau kalian makhluk beragama dan pasti berdoa ingatkan diri kalian sendiri ya Allah ya Tuhan jagalah hati dan pikiran saya untuk tetap tidak tergoda kepada uang karena kalian bekerja di bidang keuangan negara."

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait