Cai Changpan ditemukan meninggal dunia dalam pelariannya pasca kabur dari Lapas Tangerang. Changpan merupakan terpidana mati kasus narkoba yang berkewarganegaraan Tiongkok.
- Elvariza Opita
- Selasa, 20 Oktober 2020 - 14:38 WIB
WowKeren - Cai Changpan menjadi sorotan publik usai berhasil kabur dari lapas tempatnya dipenjara. Changpan sendiri merupakan terpidana mati kasus narkoba berkewarganegaraan Tiongkok.
Yang tak disangka, tidak lama sesudahnya, Changpan malah ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di Hutan Tenjo, Bogor, Jawa Barat. Belakangan Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa Changpan membunuh dirinya sendiri.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana menyampaikan dugaan di balik kematian tragis narapidana yang dikenal sebagai Antoni itu. Menurut Nana, Changpan kemungkinan memilih bunuh diri karena terdesak di tengah buruan tim khusus yang tersusun atas Polda Metro Jaya, Brimob, dan Lapas Tangerang.
Total ada 291 orang yang tergabung dalam tim khusus ini. Mereka dibagi dalam beberapa kelompok kecil yang kemudian melakukan pencarian secara berkala dengan sistem mobile.
"Terpidana mati ini mungkin sudah merasa terdesak dengan adanya anggota kami tim khusus gabungan yang terus menyusuri beberapa lokasi di Hutan Tenjo," jelas Nana, dilansir dari Kompas TV, Selasa (20/10). " Ada rasa yang bersangkutan merasa kesulitan berlindung, sehingga ambil jalan pintas untuk bunuh diri atau pun gantung diri."
Menurut Nana, jasad Changpan masih dalam kondisi utuh ketika ditemukan pihak kepolisian. "Fisiknya masih utuh, artinya fisiknya masih bagus, belum lama, baru 1x24 jam ditemukan," ungkap Nana.
Jasad yang tergantung itu berhasil diidentifikasi berdasarkan sidik jari dan tato yang dimiliki. "Beberapa ciri-ciri, hasil sidik jari dan beberapa tato ini identik dengan terpidana mati Cai Changpan," beber jenderal polisi bintang dua itu.
Beberapa waktu lalu kisah kaburnya sang terpidana mati memang menjadi sorotan publik luas. Pasalnya Changpan berhasil kabur dari lapas dengan menggali terowongan ke gorong-gorong yang tersambung di belakang sel tahanannya. Changpan menggalinya setiap hari selama 8 bulan, bersamaan dengan adanya proyek pembangunan dapur lapas.
(wk/elva)