Dirut Pertamina Masuk Daftar Wanita Paling Berpengaruh di Dunia Versi 'Fortune'
Nasional

Daftar tersebut memang banyak diisi oleh wanita yang memimpin perusahaan terkemuka di industri yang biasanya didominasi pria, seperti bidang pertambangan, baja, serta minyak dan gas (migas).

WowKeren - Majalah bisnis global Fortune merilis daftar 50 wanita paling berpengaruh di dunia (di luar Amerika Serikat) tahun 2020. Dalam daftar tersebut, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati berhasil menempati posisi ke-16.

Diketahui, daftar ini memang banyak diisi oleh wanita yang memimpin perusahaan terkemuka di industri yang biasanya didominasi pria, seperti pertambangan, baja, dan migas. Selain itu, ada juga yang berasal dari berbagai start-up ternama yang tumbuh paling cepat, paling inovatif, dan bernilai tinggi saat ini.

Dalam laporan tersebut, Fortune menyoroti Nicke yang mengawasi perusahaan dengan pendapatan tahunan lebih dari 54,6 miliar dolar dan sekitar 32.000 karyawan di seluruh dunia. Nicke yang menjabat sebagai Dirut Pertamina sejak tahun 2018 kini dipercaya untuk melakukan transformasi perusahaan menjadi perusahaan induk dengan anak perusahaan terbuka selama dua tahun ke depan.

"Sebagai seorang insinyur, Widyawati diangkat menjadi direktur utama Pertamina pada tahun 2018," tulis laporan tersebut. "Setelah pendahulunya diberhentikan di tengah upaya restrukturisasi."


Sebagai informasi, Nicke sempat menjabat ebagai Direktur Pengadaan Strategis 1 PT PLN (Persero) sejak 2009 lalu sebelum akhirnya berkarier di Pertamina. Sebelum menjadi Dirut, Nicke sempat menjabat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pertamina pada 2017. Pada 2018, ia sekaligus mengemban jabatan Plt Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur Pertamina.

"COVID-19 telah menghadirkan tantangan," lanjut laporan tersebut. "Pada bulan April, Pertamina menurunkan target produksi minyaknya karena permintaan yang lebih rendah dan pemotongan biaya serta belanja modal."

Dalam daftar bertajuk "Most Powerful Women International" tersebut, Nicke berada di bawah Jean Liu yang menempati posisi ke-16. Jean Liu sendiri merupakan Presiden Didi Chuxing, perusahaan ride-hailing terbesar di Tiongkok.

Adapun pemilihan nama-nama dalam daftar tersebut dilakukan dengan melihat cara mereka menghadapi pandemi virus corona (COVID-19). Oleh sebab itu, CEO GlaxoSmithKline (GSK) Emma Walmsley pun sukses memuncaki daftar tersebut.

Pasalnya, perusahaan GSK yang dipimpin Emma merupakan salah satu perusahaan farmasi terbesar di dunia. Melalui perusahaan tersebut, Emma telah mengarahkan banyak sumber daya perusahaan obatnya untuk memerangi COVID-19.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts