Wanita Ini Alami Lumpuh Tangan Usai Donor Darah, Apa yang Salah?
pixabay.com
Dunia

Ketika dia pergi ke donor darah yang diselenggarakan oleh Layanan Darah Kanada empat tahun lalu, ia merasa ada sesuatu yang salah ketika petugas mengambil darahnya.

WowKeren - Seorang wanita 21 tahun asal Ontario, Kanada kehilangan kemampuan untuk menggerakkan lengan kanannya buntut mendonorkan darah. Adalah Gabriela Ekman, yang terpaksa harus menelan pil pahit saat mencoba mendonorkan darahnya empat tahun lalu.

Saat itu usianya 17 tahun, ketika memutuskan untuk mendonorkan darahnya pertama kali dalam hidupnya. Ia berharap keputusan itu bisa membawa perubahan, misalnya menyelamatkan nyawa seseorang. Namun sayangnya ia tidak tahu jika keputusan itu justru menjadi bumerang baginya.

Ketika dia pergi ke donor darah yang diselenggarakan oleh Layanan Darah Kanada empat tahun lalu, ia merasa ada sesuatu yang salah ketika petugas mengambil darahnya. Namun kala itu ia tidak mengatakan apa-apa.

"Mungkin sekitar 10 sampai 15 menit kemudian saya mulai merasa ada yang tidak beres," kata Gabriela dilansir Oddity Central, Jumat (27/11). "Saya tidak pernah memberikan darah sebelumnya, jadi saya tidak tahu seperti apa pada umumnya."


Ia pun menceritakan apa yang dialaminya kepada anggota lainnya dan pergi ke rumah sakit untuk memastikan semuanya baik-baik saja. Dokter di sana tidak dapat menemukan sesuatu yang salah, dan menyuruhnya pulang.

"Sesuatu yang salah" ini terus menunjukkan tanda-tandanya. Pada minggu-minggu berikutnya, wanita muda itu menjadi tidak bisa meluruskan lengannya, dan mengalami memar dari pergelangan tangan ke bahunya. ia pun segera pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisinya.

Pada saat dia kembali ke rumah sakit, Gabriela mengetahui bahwa situasinya adalah situasi darurat yang melibatkan nyawa. "Saat itulah kami tahu bahwa pengambilan darah saya berasal dari arteri, bukan dari pembuluh vena," ujar Gabriela.

Ia pun segera menjalani operasi untuk menghentikan pendarahan, dan menghilangkan bekuan darah yang telah berkembang, dan menutup lubang di arteri. Namun sayangnya, operasi itu tidak mengurangi rasa sakit yang menyiksa dan hilangnya mobilitas di lengannya. Mobilitas lengan kanannya masih belum pulih, dan perlu memakai penjepit hampir sepanjang waktu.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts