Nama Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Wahyu Sakti Trenggono muncul sebagai kandidat Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) yang baru menggantikan Edhy Prabowo..
- Bertilia Puteri
- Rabu, 16 Desember 2020 - 16:11 WIB
WowKeren - Sosok Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) pengganti Edhy Prabowo yang terjerat dugaan kasus suap benih lobster hingga kini masih belum ditentukan. Sebelumnya, sejumlah nama digadang-gadang akan menjadi Menteri KP yang baru, mulai dari Sandiaga Uno hingga Rektor IPB Arif Satria.
Kekinian, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Wahyu Sakti Trenggono juga disebut-sebut menjadi kandidat Menteri KP yang baru. Menurut sejumlah sumber di kalangan pemerintahan dan internal parpol pendukung Presiden Joko Widodo, nama Trenggono belakangan menguat sebagai kandidat Menteri KP anyar.
Menanggapi kabar ini, Trenggono justru mengaku tidak tahu. "Waduh saya malah baru dengar dari media," ujar Trenggono dilansir Kumparan.
Selain itu, Trenggono juga mengaku tidak tahu kala ditanya apakah informasi reshuffle memang sedang beredar di lingkungan Istana. "Saya enggak tahu, serius," jawab Trenggono.
Sebagai informasi, Trenggono sempat menjabat sebagai bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019 lalu. Sebelumnya, Trenggono juga telah menjadi bagian dari TKN Jokowi di Pilpres 2014.
Sementara itu, melansir Kumparan, sejumlah sumber mengungkapkan bahwa Menteri KP tadinya akan kembali diisi oleh kader Gerindra. Diketahui, Edhy Prabowo memang merupakan mantan kader Gerindra.
Namun demikian, pihak Gerindra disebut tidak pernah membahas soal siapa yang akan menjadi pengganti Edhy. Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebutkan bahwa partainya tidak mengusulkan nama kandidat Menteri KP ke Presiden.
"Di internal Gerindra tidak ada pembahasan mengenai siapa yang akan menggantikan Menteri KP," tutur Dasco pada Rabu (16/12) hari ini. "Karena Gerindra tidak mengusulkan nama pengganti Menteri KP dan diserahkan kepada Presiden."
Dasco sendiri sempat dikabarkan akan menjadi pengganti Edhy sebagai Menteri KP. Namun, Dasco menegaskan bahwa dirinya tidak menguasai sektor kelautan dan perikanan, sehingga tidak mungkin mengemban jabatan tersebut.
"Bahwa saya (Sufmi Dasco Ahmad) tidak menguasai bidang kelautan dan perikanan tersebut," kata Dasco. "Sehingga tidak mungkin saya menjalankan sesuatu yang tidak dikuasai dengan baik."
(wk/Bert)