Wisata Puncak Bogor menjadi destinasi favoritku untuk liburan akhir tahun. Imbasnya, klaster penularan virus corona berpotensi muncul usai 10 wisatawan dinyatakan reaktif.
- Ruth Meliana
- Senin, 28 Desember 2020 - 09:45 WIB
WowKeren - Meski Indonesia tengah gawat pandemi virus corona, namun situasi tersebut tetap tidak menghalangi masyarakat untuk liburan akhir tahun. Sejumlah destinasi wisata di Tanah Air sendiri mulai padat pengunjung jelang momen pergantian tahun, salah satunya adalah kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.
Dibuka dengan protokol kesehatan COVID-19, dilaporkan ada 10 orang wisatawan di Puncak yang dinyatakan reaktif virus corona. Hal ini diungkapkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor setelah melakukan rapid test antigen massal pada 747 pengunjung.
”Kegiatan rapid test antigen (di kawasan Puncak),” kata Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Kabupaten Bogor, Kusnadi dalam keterangannya seperti dilansir dari Detik pada Minggu (27/12). “Total yang diperiksa 747 (orang), yang reaktif 10.”
Kusnadi menjelaskan kegiatan rapid test antigen massal ini dilakukan Satgas COVID-19 dari 24-27 Desember 2020. Mengenai 10 wisatawan mendapatkan hasil reaktif, ia enggan membeberkan identitas mereka.
Walau begitu, Kusnadi menyebut mayoritas wisatawan yang mendapat hasil reaktif berasal dari ibu kota. “Mayoritas (asal) Jakarta,” beber Kusnadi.
Satgas COVID-19 Bogor selanjutnya akan melakukan koordinasi dengan Satgas asal domisili wisatawan tersebut demi mencegah penyebaran virus semakin meluas. Mereka yang mendapatkan hasil reaktif juga diminta langsung kembali ke domisili mereka untuk menjalani isolasi mandiri dan pemeriksaan lebih lanjut.
”Koordinasi dengan satgas sesuai KTP,” jelas Kusnadi. “Kita rekomendasikan ke tim penindakan untuk kembalikan (wisatawan yang reaktif itu) ke Jakarta.”
Kusnadi merinci Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor telah melakukan rapid test ke 193 orang dan seluruhnya non reaktif pada Kamis (24/12). Lalu Jumat (25/12), sebanyak 136 wisatawan jalani rapid test dan ada 2 orang yang reaktif.
Selanjutnya pada Sabtu (26/12), 4 wisatawan reaktif COVID-19 usai dilakukan rapid test antigen ke 248 orang. Lalu hari ini, Minggu (27/12), Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor melakukan rapid test antigen ke 170 orang dimana hasilnya 4 wisatawan reaktif.
(wk/lian)