Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X buka suara terkait usulan DPRD yang mengusulkan untuk penerapan pembatasan sosial pada tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
- Nidya Putri
- Rabu, 30 Desember 2020 - 11:03 WIB
WowKeren - Jelang malam tahun baru, pemerintah tengah mengetatkan penjagaan demi mencegah penyebaran virus corona (COVID-19). Salah satunya DPRD DIY yang mengusulkan untuk penerapan pembatasan sosial pada tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
Menanggapi usulan tersebut, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menyebutkan jika pengambilan langkah pembatasan sosial dibutuhkan pembahasan terlebih dahulu. “Ya nanti kan ada rapat. Ya nanti kita lihat perkembangan, perkembangannya seperti apa. Apakah kondisi mendisiplinkan masyarakat itu masih punya ruang,” kata Sultan di Kantor Gubernur DIY, Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Selasa (29/12).
Terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) harus dilakukan komunikasi terlebih dahulu. Seperti mempertimbangkan resiko apa yang terjadi bila diterapkan PSBB di DIY. “Tapi biar nanti pak Wagub mau menyelenggarakan pertemuan satgas nanti biar bisa pembahasan,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana, mengatakan DPRD DIY telah bersepakat mendukung tindakan-tindakan tegas dari Gubernur, Gugus Tugas, dan juga sekretaris daerah. “Dukungan kami serius silahkan kalau ada kekurangan anggaran tinggal ambil Bantuan Tidak Terduga (BTT), kalau kurang relokasi anggaran,” katanya.
Sikap tegas diperlukan untuk melakukan pembatasan, seperti menutup tempat-tempat yang berpotensi membuat kerumunan. “Ketegasan sikap yang diperlukan untuk melakukan pembatasan. Ya menutup tempat-tempat yang berpotensi kerumunan kami mendukung rekan-rekan dewan kota mengusulkan penutupan Malioboro dan Tugu,” terangnya.
Menurutnya, penutupan perlu dilakukan karena tidak ada yang bisa menjamin tempat-tempat tersebut tidak menimbulkan kerumunan saat malam pergantian tahun baru. “Siapa yang bisa kendalikan (kerumunan)? gak ada,” tegasnya.
(wk/nidy)