Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengimbau pemerintah daerah dan dinas kesehatan untuk mempersingkat alur rujukan pasien dengan penyakit ini. Penasaran kenapa? Simak penuturan lengkapnya berikut ini.
- Eva Lestari
- Rabu, 06 Januari 2021 - 10:30 WIB
WowKeren - Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, menyatakan bahwa kasus kematian akibat penyakit ini mengalami peningkatan sebesar 0,3 persen jika dibandingkan dengan pekan lalu. Wiku juga menjelaskan bahwa pekan ini terdapat 4 provinsi baru yang sebelumnya tidak masuk ke dalam 5 besar kematian tertinggi.
Pekan ini Jawa Timur menjadi provinsi dengan kenaikan kematian tertinggi dengan catatan 53 kasus. Selanjutnya ada Kalimantan Utara dan DKI Jakarta yang mengalami kenaikan sebesar 20 kasus, kemudian Sulawesi Tenggara 15 kasus dan Lampung yang naik menjadi 12 kasus.
"Pada minggu lalu tren kenaikannya ialah sebesar 20 persen. Ini artinya kualitas penanganan pasien positif COVID-19 masih fluktuatif dan memerlukan peningkatan di seluruh provinsi di Indonesia," ujar Wiku dilansir dari Suara pada Rabu (6/1).
Wiku menilai bahwa peningkatan angka kematian ini disebabkan karena pemerintah daerah kurang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang baik, sehingga pasien COVID-19 terlambat ditangani. Untuk menekan angka kematian tersebut, Wiku mengimbau Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan untuk mempersingkat alur rujukan perawatan bagi mereka.
"Karena ternyata proses rujukannya yang panjang. Oleh karena itu, saya mohon Pemda bersama Dinkes mempersingkat alur rujukan perawatan pasien COVID-19 seefisien mungkin agar betul-betul kasus bisa ditekan," tegas Wiku.
Wiku juga menuturkan bahwa minggu ini terjadi kenaikan sebesar 11,9 persen pada perkembangan kasus sembuh. Minggu ini kenaikan kasus kesembuhan tertinggi didominasi oleh provinsi yang terdapat di Pulau Jawa. Pertama adalah Jawa Barat yang mengalami peningkatan 3.199 kasus, Jawa Timur 2.328 kasus, Jawa Tengah 805 kasus, Yogyakarta 197 kasus serta Kalimantan Utara yang naik menjadi 170 kasus.
Terakhir, Wiku meminta seluruh daerah di Indonesia untuk berpartisipasi aktif dalam meningkatkan angka kesembuhan nasional agar pandemi ini segera berakhir. "Kami apresiasi bahwa 4 minggu terakhir angka kesembuhan secara nasional terus mengalami peningkatan. Untuk itu, dimohon kepada seluruh daerah di Indonesia untuk berlomba-lomba meningkatkan kesembuhan di daerah masing-masing agar dapat berkontribusi dalam peningkatan angka kesembuhan di tingkat nasional," pungkasnya.
(wk/eval)