Kabar Gembira! Mendikbud Pastikan Pemerintah Beri Subsidi Kuota Belajar Hingga Mei 2021
Reuters/Willy Kurniawan
Nasional
Sekolah di Tengah Corona

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan bahwa pemerintah akan memperpanjang subsidi kuota internet untuk proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

WowKeren - Sekolah daring menjadi salah satu solusi terbaik untuk mencegah penularan virus Corona di lingkungan pendidikan. Untuk mendukung kelancarannya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diketahui telah menyedikan kuota internet gratis bagi pelajar dan pengajar yang terdiri dari dua jenis yaitu kuota umum dan kuota belajar.

Kuota umum dapat digunakan untuk mengakses seluruh aplikasi dan situs yang jumlahnya mencapai 5 gigabyate (GB) untuk semua penerima. Sedangkan kuota belajar hanya bisa digunakan untuk mengakses situs dan aplikasi yang telah ditentukan oleh Kemendikbud.

Tahun lalu, pemberian subsidi tersebut disambut hangat karena dapat meringankan beban masyarakat di tengah pandemi. Meski tahun telah berganti, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan bahwa pemerintah akan memperpanjang subsidi kuota internet untuk proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

"Seperti yang kita tahu bantuan subsidi kuota, kabar gembira akan dilanjutkan untuk bulan Maret, April, dan Mei 2021," ujar Nadiem seperti dilansir dari CNNIndonesia pada Rabu (20/1).


Nadiem juga menjelaskan bahwa program belajar dari rumah di TVRI pada April-Desember tahun lalu telah mencatat 1,588 juta penonton. Tayangan tersebut terdiri dari pembelajaran dengan targeted group atau PAUD, SD, SMP, SMA serta program parenting dan kebudayaan.

Tahun ini, pihaknya ingin memfokuskan program belajar di rumah bersama TVRI pada peserta didik tingkat PAUD dan SD. Tayangan tersebut diberi durasi 30 menit atau total 3,5 jam per harinya.

"Ditayangkan di hari Senin-Jumat. Tidak tersedia di hari Sabtu, Minggu, atau hari libur nasional, atau cuti bersama yang ditetapkan pemerintah," terang Nadiem.

Sementara itu, pada tahun 2020 lalu Kemendikbud gagal memenuhi target 59,5 juta penerima subsidi kuota internet. Pasalnya dari jumlah itu hanya ada 35.725.387 insan pendidikan yang menerima subsidi.

Dalam pelaksanaannya, pemberian subsidi kuota sempat menuai pro dan kontra. Meski ada banyak orang yang bersyukur dan merasa terbantu, sebagian lainnya mengeluh belum menerima kuota internet gratis tersebut.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts