Meninggalnya Ustaz Maaher ini sempat memicu timbulnya spekulasi liar. Banyak yang menduga kematian Maaher berkaitan dengan penyiksaan mengingat mendiang saat itu sedang dalam penahanan di Rutan Bareskrim.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 18 Februari 2021 - 17:11 WIB
WowKeren - Pihak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkapkan hasil keterangan resmi terkait kematian Soni Eranata alias Ustaz Maaher yang mereka dapatkan dari pihak kepolisian dan keluarga pada Kamis (18/2). Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, memastikan bahwa Ustaz Maaher meninggal di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri karena sakit.
"Kami peroleh dari keterangan dari keluarga dan dari keterangan kepolisian tadi, sama. Intinya adalah bahwa memang meninggal karena sakit," tegas Choirul di Kantor Komnas HAM. "Bukan seperti yang dikatakan di sosmed (sosial media) karena tindakan lain, itu enggak ada. Tapi Karena sakit."
Meski demikian, Choirul tak mengungkapkan penyakit apa yang sebenarnya diderita Ustaz Maaher hingga membuatnya meninggal dunia. Menurut Choirul, informasi mengenai riwayat penyakit dan kondisi kesehatan Ustaz Maaher tersebut hanya boleh diungkapkan ke publik oleh pemilik tubuh dan pihak keluarga.
"Sehingga enggak bisa dibuka di publik," tegas Choirul. "Kita pastikan Komnas HAM dapat info lengkap. Termasuk hasil laboratorium dan sebagainya."
Sementara itu, perawatan kesehatan yang diterima Ustaz Maaher selama masih di tahanan disebut Choirul berjalan baik. Menurut Choirul, Ustaz Maaher bahkan mendapatkan akses yang mudah dan cepat untuk terus menerima perawatan medis selama di penjara.
"Bahkan beberapa kali ada treatment khusus diberikan," ungkap Choirul. "Misalnya kelonggaran, mengunjungi melihat, nggak cuma keluarganya, tapi juga semua komunitasnya bisa melihat langsung."
Sebagai informasi, Ustaz Maaher adalah tersangka kasus dugaan ujaran kebencian terhadap anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Habib Luthfi bin Ali bin Yahya. Ustaz Maaher mengembuskan napas terakhirnya di tahanan Bareskrim Polri pada 8 Februari 2021 lalu.
Meninggalnya Ustaz Maaher ini sempat memicu timbulnya spekulasi liar. Banyak yang menduga kematian Maaher berkaitan dengan penyiksaan yang dilakukan penyidik mengingat almarhum sedang dalam penahanan di Rutan Bareskrim.
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebelumnya juga telah menepis isu liar tersebut. Komisioner Kompolnas Poengky menegaskan pihak kepolisian memiliki bukti-bukti termasuk rekam medis dan hasil laboratorium lengkap yang menguatkan pernyataan Maaher meninggal akibat penyakit yang dideritanya.
(wk/Bert)