Pecinta sepakbola terpaksa melalui beberapa waktu dengan 'kering' karena tak turunnya izin keramaian di tengah pandemi COVID-19. Namun kini era baru siap tiba dengan izin dari Kapolri.
- Elvariza Opita
- Jumat, 19 Februari 2021 - 07:59 WIB
WowKeren - Sejak pandemi COVID-19 melanda, sejumlah agenda yang berpotensi memicu kerumunan banyak dibatalkan di seluruh belahan dunia. Termasuk turnamen olahraga di Indonesia seperti pertandingan sepakbola.
Namun kekinian tampaknya Indonesia sudah siap menyambut era baru, terbukti dengan diturunkannya izin keramaian dari kepolisian pada Kamis (18/2). Surat izin keramaian ini nantinya menjadi pegangan untuk penyelenggaraan turnamen pramusim mulai Maret 2021 mendatang.
"Di dalam rapat kita sepakat untuk kita berikan kesempatan dengan catatan," ungkap Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. "Penegakan aturan terkait prokes itu jadi syarat utama, tentunya dengan adanya kesepakatan tersebut, kita harus sama-sama menjaga komitmen, baik klub, pemainnya, dan suporter, penegakan aturan prokes jadi prioritas."
"Karena itu, kami coba untuk berikan izin terkait penyelenggaraan tahap awal Menpora dengan menyelenggarakan pramusim," imbuh Sigit, seperti dilansir dari Kumparan Bola, Jumat (19/2). Izin ini sendiri turun pasca Kapolri menggelar pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali serta sebelumnya dengan sejumlah pihak seperti PSSI dan PT LIB.
Sebelum memutuskan untuk memberikan izin keramaian terkait pelaksanaan turnamen pramusim, PT LIB sudah menyambangi Mabes Polri pada Senin (15/2) kemarin. PT LIB lantas menunjukkan video pelaksanaan protokol kesehatan dalam pertandingan sepak bola, tentu saja demi mencegah adanya penularan COVID-19 baik di kalangan pemain maupun penonton.
Lantas kalau turnamen pramusim sudah mendapat restu dari korps bhayangkara, bagaimana dengan pertandingan Liga 1? Kapolri memastikan bahwa pihaknya akan menurunkan izin Liga 1 apabila turnamen pramusim berjalan lancar dan tentu saja tidak menimbulkan hal yang tak diinginkan.
"Penyelenggaraan prakompetisi (turnamen pramusim) dan kompetisi (resmi/Liga 1) nantinya, harus dengan menerapkan protokol kesehatan. (Regulasi) Pertandingan tanpa penonton menjadi salah satu yang kita coba terapkan," tegas Sigit. "Jika ini bisa berjalan dengan baik, maka kompetisi (Liga 1) selanjutnya akan kami berikan izin."
Karena itulah ia mendorong setiap pihak terkait turnamen pramusim untuk menerapkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya. "(Sebab) bila itu (pramusim) tidak bisa berjalan, karena hal ini menyangkut kesehatan dan keselamatan masyarakat luas, kami akan kembali melakukan evaluasi," pungkasnya.
Turnamen pramusim bertajuk "Piala Menpora 2021" rencana bakal digelar pada 20 Maret mendatang di empat kota. Sebanyak 20 tim akan ambil bagian yang terdiri dari 18 klub Liga 1 dan 2 klub Liga 2.
(wk/elva)