Diduga Keracunan Makanan, Belasan Pengungsi Longsor di Nganjuk Dilarikan ke Puskesmas
Nasional

Sebanyak 15 pengungsi longsor Nganjuk di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos yang dilarikan ke puskesmas diduga keracunan makanan. Kepala desa menyebutkan kemungkinan jika warganya keracunan usai mengkonsumi mie ayan.

WowKeren - Setidaknya ada 15 pengungsi longsor Nganjuk di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos yang dilarikan ke puskesmas. Mereka diduga mengalami keracunan massal.

"Iya betul, ini keracunan massal. Tapi ndak ada seratus," ujar Kepala Desa Ngetos, Warno dilansir dari Detikcom, Jumat (19/2). "Ini baru 15-an saja, tapi data belum fixed. Ini dibawa ke Puskesmas."

Insiden dugaan keracunan massal ini, kata Warno, baru dialami pengungsi sekitar pukul 23.45 WIB. Kepala desa mash belum mengetahui penyebab keracunan karena masih fokus penanganan.

Namun, setelah dibawa ke puskesmas dan menjalankan pemeriksaan, Kades menduga jika keracunan massal itu terjadi setelah mengkonsumsi mi ayam. "Data belum fixed. Untuk penyebab diduga usai makan mi ayam," ungkapnya.


Warno menjelaskan jika warga tengah makan mie ayam pada sore harinya. Kemudian para warga yang mengungsi mulai merasakan mual pada malam menjelang dini hari Kamis (18/2) sekitar pukul 23.45 WIB. Adapun korban keracunan massal kebanyakan berusia dewasa. "Kebanyakan usia dewasa yang keracunan ini, dirawat di Puskesmas Ngetos," tandasnya.

Pengungsi longsor Nganjuk sendiri menempati dua tempat pengungsian yakni di SDN Ngetos 3 dan rumah kepala desa. Pengungsi longsor terdampak longsor ada 186 jiwa dari 54 KK. Mereka menempati SDN Ngetos 3 dan dan rumah kepala desa.

Sementara itu, hingga Kamis (18/2) kemarin, Tim SAR (Search and Rescue) Gabungan kembali menemukan 5 korban meninggal dunia akibat longsor yang terjadi di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Dengan begitu, jumlah korban meninggal yang berhasil ditemukan hingga saat ini sebanyak 18 orang.

Tim gabungan hingga saat ini masih terus melakukan pencarian terhadap warga yang masih dinyatakan hilang. Di samping korban jiwa, tanah longsor ini juga berdampak pada kerugian material sebanyak 8 rumah rusak berat.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait