Siap-Siap! Negara di ASEAN Bakal Berlakukan Sertifikat Vaksin COVID-19
Pixabay
Dunia
Pandemi Virus Corona

Menteri Perindustrian dan Perdagangan Internasional Malaysia menyebutkan jika para menkeu dari ASEAN tengah mengusulkan sertifikat vaksin COVID_q9 digital bersama untuk mempercepat pembukaan kembali sektor pariwisata.

WowKeren - Para menteri ekonomi dari negara kelompok ASEAN tengah mengusulkan sertifikat vaksin digital bersama untuk mempercepat pembukaan kembali sektor pariwisata yang terpukul akibat pandemi COVID-19. Namun, masih belum diketahui batas waktu khusus kapan sertifikat vaksin digital umum akan diperkenalkan.

Menteri Perindustrian dan Perdagangan Internasional Malaysia Datuk Seri Mohamed Azmin Ali mengatakan, hal ini dikarenakan sertifikat tersebut baru akan dibawa ke rapat tingkat menteri kesehatan. "Ini proposal baru, saya diberitahu (tentang itu) oleh Brunei sebagai ketua (ASEAN)," kata Azmin dikutip dari The Star, Rabu (3/3).

"Tidak ada batas waktu yang diberlakukan untuk proposal khusus ini, tapi saya yakin jika bisa diselesaikan dalam waktu dekat, pasti akan membantu memfasilitasi pergerakan di antara anggota ASEAN," sambungnya.


Dalam pertemuan retret Menteri Ekonomi Asean ke-27 di Jakarta, para menkeu ASEAN juga membahas kemajuan implementasi Asean Comprehensive Recovery Framework sebagai alat pemulihan kawasan. Azmin mengatakan para menteri berjanji untuk bekerja secara intensif untuk mengeksplorasi semua jalan untuk memperdalam dan memperluas integrasi regional di berbagai bidang kepentingan bersama yang akan berkontribusi pada keberlanjutan mata pencaharian, serta ketahanan ekonomi regional di Asean dan sekitarnya.

Retret ini juga meninjau perluasan daftar barang penting di bawah nota kesepahaman tentang Penerapan Tindakan Non-Tarif atas Barang Esensial di bawah Hanoi Plan of Action on Strengthening Asean Economic Cooperation, serta Supply Chain Connectivity dalam menanggapi COVID-19 Pandemi yang masuk pada November 2020.

Selain itu, para menteri juga sepakat tentang kebutuhan untuk lebih memperdalam partisipasi ASEAN dalam rantai nilai global (GVC) untuk meningkatkan perdagangan dan investasi intra-Asean. Menurutnya mereka, ini akan memungkinkan bisnis dan peluang kerja yang lebih besar, terutama bagi ASEAN untuk membangun kembali ketahanan regional selama penataan ulang global.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts