Respons Kemenkes Soal Aburizal Bakrie Sudah Disuntik Vaksin Nusantara Ala Terawan
Pixabay
Nasional
Kontroversi Vaksin Nusantara

Sebagai informasi,Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia hingga kini masih belum menurunkan izin untuk pelaksanaan uji klinis Vaksin Nusantara.

WowKeren - Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie disebut telah menerima suntikan Vaksin Nusantara yang merupakan vaksin virus corona (COVID-19) gagasan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Padahal, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia hingga kini masih belum menurunkan izin untuk pelaksanaan uji klinis Vaksin Nusantara.

Kementerian Kesehatan lantas memberikan tanggapan terkait Aburizal Bakrie yang telah menerima suntikan Vaksin Nusantara. Menurut Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, karena vaksin tersebut belum mendapat izin dari BPOM maka tanggungjawab sepenuhnya akan menjadi milik peneliti. "Kalau masih uji klinis ini tanggung jawab para peneliti ya," tutur Nadia kepada media Suara.com, Selasa (13/4).

Aburizal Bakrie diduganya menerima suntikan Vaksin Nusantara untuk keperluan penelitian. Oleh sebab itu, pihak yang nantinya akan bertanggungjawab adalah kepala peneliti alias prinsipal investigator. "Kalau keperluan penelitian berarti masih dalam uji klinis ya, yang di bawah prisinpal investigator," papar Nadia.

Lebih lanjut, Nadia menjelaskan bahwa kepala peneliti tersebut akan bertugas melaporkan secara detail apa saja yang terjadi selama periode penelitian. Termasuk efek samping hingga ada tidaknya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang terjadi selama penelitian.


Nantinya, laporan tersebut akan disampaikan kepada komisi etik di lembaga tempat peneliti bernaung, seperti Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK). "Kalau laporan kepada komisi etik," pungkas Nadia.

Sebelumnya, Aburizal Bakrie mengaku telah menerima suntikan Vaksin Nusantara dalam sebuah video singkat. "Ini vaksin Nusantara, saya pertama kali, Insya Allah berhasil," ujar Aburizal sambil menunjukkan kantong plastik yang disebut berisi Vaksin Nusantara dalam video tersebut.

Video tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh juru bicara Aburizal Bakrie, Lalu Mara Satria Wangsa.

"Iya betul, beliau (Aburizal Bakrie) kirimin saya video, Kamis minggu lalu," ujar Lalu Mara kepada Kompas, Selasa. "Sepertinya sebagai relawan. Beliau juga kan sudah tahu kemampuan Prof Terawan, karena beliau boleh disebut diselamatkan melalui tindakan medis yang dilakukan Prof Terawan lewat metode brain wash-nya itu."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts