ART WNI di Singapura Dipenjara Seumur Hidup Usai Hampir 100 Kali Tikam Majikannya
Pexels/cottonbro
Dunia

ART WNI di Singapura berinisial D (28) tega menghabisi nyawa majikannya, Seow Kim Choo pada 7 Juni 2016 lalu karena merasa tertekan bekerja di rumah tersebut.

WowKeren - Seorang asisten rumah tangga asal Indonesia bernama Daryati (28) resmi dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan tinggi Singapura, Jumat (23/4) waktu setempat. Vonis ini dijatuhkan lantaran Daryati terbukti menjadi otak sekaligus eksekutor pembunuhan atas majikannya, Seow Kim Choo, pada 7 Juni 2016 lalu.

Melansir South China Morning Post, Daryati terbukti telah menyebabkan Seow Kim Choo meregang nyawa usai menerima hingga hampir 100 tikaman. Dalam proses pengusutan kasus, Daryati pun mengakui perbuatannya meski setelahnya ia mencoba mengajukan banding dengan dalih tertekan selama menjadi ART di kediaman Seow Kim Choo. Akhirnya banding ini pun ditolak oleh hakim setempat.

Kasus ini sendiri bermula ketika Daryati menjadi ART di kediaman Seow Kim Choo dan Ong Thiam Soon pada 2016 lalu. Baru 2 bulan ia bekerja di sana, namun tampaknya Daryati sudah tidak betah. Rasa frustrasinya ini pun diperparah dengan kerinduannya akan pasangannya yang bekerja di Hong Kong.

Tampaknya kala itu Daryati mencoba untuk menghentikan kontra kerjanya, namun paspornya ditahan oleh korban. Tak tahan dengan batasan tersebut, Daryati kemudian merencanakan upaya merebut paksa paspornya yang ditahan Seow Kim Choo, termasuk jika harus membunuh sang majikan.


"Saya harus menjalankan rencana ini secepatnya. Saya harus berani walau hidup saya terancam. Saya siap menghadapi semua risikonya. Apapun risikonya saya siap menerimanya. Saya berharap rencana ini berjalan lancar. Keluarga majikan saya adalah targetnya. MATI!!!" demikian kutipan isi buku harian Daryati yang ditulisnya sebulan sebelum pembunuhan dilakukan.

Daryati kemudian bekerja sama dengan Don Hayati, sesama pekerja Indonesia di keluarga itu. Bukan cuma berencana mengambil paksa paspornya, Daryati ternyata juga berencana mencuri uang sang majikan.

Daryati kemudian meminta Don Hayati mengalihkan perhatian Ong Thiam Soon sedangkan Daryati langsung mendatangi Seow Kim Choo. Keduanya juga bekerja sama memutus aliran listrik dan saat itulah Daryati menjalankan rencananya membunuh Seow Kim Choo.

Tak main-main, sebanyak 78 tikaman dilancarkan Daryati kepada Seow Kim Choo di area leher, wajah, dan kepala. Sebanyak 19 tikaman lain juga ditemukan di tubuh bagian atas korban.

Ong Thiam Soon pun kemudian masuk ke TKP dan berujung dengan menerima tikaman serupa di lehernya. Namun Ong Thiam Soon bisa bertahan dan membawa istrinya yang sudah bersimbah darah keluar demi segera mendapat pertolongan medis.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts