1 Orang Jadi Tersangka dalam Kasus Kerumunan Jakmania, Polisi: Dia Ngaku Cuma Iseng
Nasional

Pada Jumat (30/4), polisi mengumumkan inisial tersangka dalam kasus kerumunan Jakmania saat merayakan kemenangan Persija di Bundaran HI beberapa waktu lalu.

WowKeren - Polisi telah menatapkan satu orang tersangka dalam kasus kerumunan Jakmania saat merayakan kemenangan Persija di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (25/4) malam. Penetapan tersebut dilakukan setelah tim penyidik memeriksa empat orang yang akhirnya mengerucut pada satu orang berinisial BR.

"Empat saksi awal pemilik akun yang mengajak, kemudian dari 4 ini mengerucut ke satu kemarin dilakukan pemeriksaan. Sudah kita tetapkan sebagai tersangka inisial adalah BR," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada awak media, Jumat (30/4).

Dalam kasus ini, BR berperan mengajak Jakmania untuk berkumpul merayakan kemenangan Persija, yang disebarkannya melalui media sosial Facebook. Kendati demikian, ajakan itu hanya bersifat iseng karena BR tidak hadir di lokasi kerumunan.

"BR ini sekarang masih kita dalami sebagai tersangka karena memang ada indikasi dia yang mengajak melalui media sosial. Kalau indikasi awal keterangan awal bahwa pertama dia tidak hadir di sana," imbuh Yusri.


Kepada polisi, BR mengaku mengajak Jakmania berkumpul karena sudah menjadi tradisi. Padahal, BR tidak tercatat sebagai anggota klub suporter tersebut.

"Dia ngaku cuma iseng saja menyampaikan bahwa 'Ayolah teman-teman' karena memang menurut dia setiap Persija menang itu akan arah ke sana sehingga dia mengingatkan teman-temannya. Padahal yang bersangkutan enggak hadir. Dia simpatisan saja," beber Yusri.

Lebih lanjut, Yusri mengungkapkan bahwa Ketua Umum Jakmania Diky Soemarno berhalangan hadir dalam pemeriksaan polisi karena masih menjalani karantina mandiri. Kendati demikian, perannya diwakili oleh Ketua 1 Jakmania atas nama Adit.

"Untuk Ketua Jakmania sudah menyampaikan tidak bisa hadir hari ini. Karena yang bersangkutan sementara masih isolasi mandiri sehingga kita akan mengatur kembali pemanggilan atau undangan klarifikasinya nanti saat dia sehat," pungkas Yusri.

Sementara itu, kerumunan Jakmania tersebut sempat disayangkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19. Menurut Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan COVID-19, Dr. Sonny Harry B Harmadi, hal ini kemungkinan besar akan berdampak pada penambahan kasus positif Corona di Jakarta.

(wk/eval)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait