Jozeph Paul Zhang Tak Kunjung Tertangkap, Polisi: Tidak Semudah Kita Bayangkan
YouTube/Jozeph Paul Zhang
Nasional
Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang

Pada Senin (17/5), polisi mengungkap kesulitannya dalam menangkap tersangka penistaan agama Jozeph Paul Zhang yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya. Seperti apa?

WowKeren - Polisi hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap tersangka kasus penistaan agama Jozeph Paul Zhang. Ada beberapa kendala yang membuat aparat kesulitan menangkap pria bernama asli Shindy Paul Soerjomoelyono tersebut.

"Ya tentunya kan dunia maya itu sebenarnya kan tidak semudah kita bayangkan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada awak media di Mabes Polri, Senin (17/5).

Polisi masih mencari keberadaan persis Jozeph. Karena itu mereka terus berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, termasuk Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan pihak Imigrasi.

"Kita juga tetap komunikasi dengan instansi lain seperti Kemenlu, Direktorat Jenderal Imigrasi dan instansi lainnya. Kita selalu koordinasi berkaitan dengan di mana yang bersangkutan berada. Kita masih mencari yang bersangkutan ada di mana," imbuhnya.


Selain itu, Bareskrim Polri juga masih menunggu tindak lanjut dari penerbitan red notice terhadap Jozeph Paul Zhang. "Kita masih tunggu daripada negara-negara yang mendapatkan red notice yang bersangkutan. Tentunya, kita butuh proses dan waktu," pungkas Argo.

Sebagaimana diketahui, Jozeph Paul Zhang menjadi sorotan setelah mengunggah video kontroversial dengan mengaku sebagai nabi ke-26 dan beberapa kali mengeluarkan olokan terhadap agama Islam. Dia juga menantang menantang warga untuk melaporkannya ke polisi dengan imbalan uang tunai sebesar Rp 1 juta.

Akibat perbuatannya tersebut, Jozeph terancam pasal penodaan agama yang dimuat dalam Pasal 156a KUHP serta pasal penyebaran informasi bermuatan rasa kebencian berdasarkan SARA sebagaimana termaktub dalam Pasal 28 ayat (2) Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Polisi sendiri telah mengajukan permohonan ekstradisi ke Belanda dan Jerman yang diduga kuat jadi tempat persembunyian Jozeph. Permohonan ini diperlukan agar Jozeph Paul Zhang bisa segera ditangkap saat lokasi aslinya diketahui. Dengan begitu, pemerintah setempat dapat mendeportasinya ke Indonesia.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts