Pakar Ungkap 3 Kesalahan Ganjar Pranowo Hingga Mungkin 'Ditendang' PDIP
Instagram/provjateng
Nasional

Sejak Ganjar Pranowo tak diundang di agenda PDIP Jateng, berbagai spekulasi menyebar luas termasuk dugaan bahwa sang gubernur tengah berkonflik soal pencapresan.

WowKeren - Konflik antara PDI Perjuangan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, yang turut menyeret pula Ketua DPR RI Puan Maharani, semakin memanas. Bahkan Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul seolah sempat mengode mempersilakan Ganjar mundur seperti eks kader Rustriningsih.

Sejumlah pengamat politik pun ikut mengawasi polemik yang tengah terjadi, termasuk Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno. Bahkan dalam pernyataannya baru-baru ini, Adi menilai ada 3 kesalahan besar Ganjar yang membuat PDIP tak segan bersikap keras.

"Satu, bermimpi menjadi Capres yang dinilai terlalu dini," kata Adi kepada awak media, Rabu (26/5). "Sebelum ada keputusan resmi dari Ketum PDIP sebagai veto player pencapresan."

"Dua, popularitas dan elektabilitas Ganjar melebihi figur penting lain di PDIP. Tiga, Ganjar dari kalangan biasa, bukan keturunan darah biru," imbuh Adi.


Yang dimaksud darah biru adalah bahwa Ganjar bukan sosok dari trah Presiden ke-1 RI Ir Soekarno. Nasib berbeda akan dialami Ganjar apabila sang Gubernur Jateng masih terkait dengan trah Soekarno.

"PDIP ini kan tumbuh berkembang dengan baik karena trah politiknya Soekarno. Saat ini ada nama Puan, yang cukup dijagokan juga kan untuk diproyeksikan maju di 2024," terang Adi. "Kalau Ganjar trah Sukarno, dengan bekal elektabilitas dan popularitas yang tinggi, ya saya kira tidak akan ada orang yang berani menggergaji dia kan."

Adi bahkan menilai, bukan tidak mungkin Ganjar akan bernasib seperti Rustriningsih yang akhirnya berbalik mendukung rival PDIP di Pemilihan Presiden 2014. Sebab PDIP merupakan partai dengan filosofi kepentingan kelompok di atas segalanya alias loyalitasnya begitu tinggi.

"Jadi, kalau ada kader partai, sekalipun dia hebat, populer, kalau tidak patuh terhadap perintah partai, ya silakan keluar sebelum dikeluarkan," kata Adi. "Artinya memang Ganjar akan di-Rutriningsih-kan kalau memang dinilai tidak patuh terhadap perintah dan petuah partai."

Ide agar Ganjar mengikuti jejak Rustriningsih memang sempat disampaikan blak-blakan oleh Bambang Pacul. Bahkan Bambang juga sempat mengungkit jasa besar Puan dalam memenangkan Ganjar di Pemilihan Gubernur 2013.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait