Menag Gelar Takbir Akbar Virtual Jelang Idul Adha di Tengah COVID-19, Catat Jadwalnya
Twitter/YaqutCQoumas
Nasional

Demi mencegah pandemi COVID-19, pemerintah menggelar Takbir Akbar Virtual yang diselenggarakan Senin (19/7) malam. Berikut informasi selengkapnya dari Menag Yaqut Cholil Qoumas.

WowKeren - Pemerintah menegaskan agar takbiran dan salat Idul Adha digelar secara virtual di tengah pandemi COVID-19. Pasalnya saat ini kasus COVID-19 di Tanah Air tengah mengalami lonjakan besar dan tentu saja mobilitas warga harus dibatasi.

Karena itulah, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak masyarakat Indonesia untuk menggelar Takbir Akbar secara virtual dari rumah masing-masing. Bahkan disebutkan Yaqut, Presiden Joko Widodo juga akan ikut dalam agenda ini.

"Mari semarakkan malam Iduladha dalam Takbir Akbar Virtual bersama Presiden," tulis Yaqut di Twitter resminya pada Senin (19/7). "Nanti malam, Jam 19.30 WIB."

Lantas di mana masyarakat bisa menyaksikan agenda ini? "Acara ini akan disiarkan oleh stasiun TV, Youtube @setkabgoid, dan Medsos @Kemenag_RI," cuit Yaqut melanjutkan.


Takbir Akbar Virtual ini pun bisa disaksikan di Zoom dengan Webinar ID 828 1669 5910. Untuk passcode mengikutinya adalah "takbir".

Sebelumnya, Wakil Presiden Ma'ruf Amin sudah menegaskan pentingnya menggelar rangkaian ibadah Idul Adha sepenuhnya dari rumah. Sebab saat ini Indonesia sudah dianggap sebagai pusat penyebaran COVID-19 baru sehingga tidak boleh dipandang sebelah mata.

"Semua ormas Islam merasa bertanggung jawab untuk mencegah itu," kata Ma'ruf pasca menggelar pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia dan beberapa ormas Islam pada Minggu (18/7) malam. "Malam ini sepakat untuk membuat pernyataan bersama sebagai satu ketegasan sikap bahwasanya Idul Adha kali ini dengan tetap melaksanakan ibadah tapi memperhatikan protokol kesehatan, menjaga jiwa manusia sehingga supaya dilakukan di rumah saja, takbir di rumah saja."

Sedangkan Menag Yaqut juga sudah mengingatkan agar jangan sampai acara potong hewan kurban menjadi sarana penyebaran wabah virus Corona. Salah satunya dengan acara pemotongan kurban yang dihadiri otoritas terkait hingga jatah daging yang dibagikan dari rumah ke rumah.

"Kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk menjaga diri dan membatasi kegiatan sangat penting dalam mencegah penyebaran COVID-19, terlebih dengan adanya varian Delta," tutur Yaqut, Jumat (16/7). "Kami minta masyarakat bersabar dan tidak mudik Idul Adha tahun ini. Lindungi diri, keluarga, dan orang di sekitar kita dari bahaya virus COVID-19."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait