Alasan Pesawat Kepresidenan Baiknya Berwarna Biru-Putih Menurut Pakar
Twitter/jokowi
Nasional

Sebagai informasi, pesawat kepresidenan A-001 Boeing 737-8U3 (BBJ2) dicat ulang dari yang sebelumnya biru-putih menjadi warna merah-putih. Pengecatan ulang ini sempat menuai sejumlah kritik.

WowKeren - Pesawat kepresidenan belakangan ramai disorot karena dicat ulang dari warna biru-putih menjadi merah- putih. Pengecatan ulang ini sempat dikritik sejumlah pihak karena dinilai tidak urgent dan merupakan pemborosan di masa pandemi COVID-19.

Khairul Fahmi selaku pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) lantas memberikan penjelasan mengenai warna pesawat kepresidenan. Ia memaparkan bahwa pesawat untuk kepala negara biasanya memiliki warna standar kamuflase di udara, yakni biru dan putih.

Menurut Fahmi, warna pesawat kepresidenan Indonesia sebelumnya telah memerhatikan aspek keamanan. Negara lain juga melakukan hal yang sama dan memilih warna putih-biru untuk pesawat kepresidenannya, salah satunya Tiongkok.

"Pilihan biru-putih yang digunakan ya warna yang direkomendasikan sebagai kamuflase atau penyamaran di udara," papar Fahmi kepada CNN Indonesia. "Kendaraan pengangkut kepala negara yang juga simbol negara jadi tentu saja aspek keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi hal yang sangat penting."


Sementara itu, pengecatan ulang pesawat kepresidenan menjadi merah-putih dinilainya kurang tepat. Alasan Istana memilih warna merah-putih untuk menyesuaikan dengan bendera Indonesia juga dinilai kurang tepat.

Fahmi menjelaskan bawha simbol warna bendera negara cukup diwakili dengan gambar Merah Putih di ekor pesawat. Pasalnya, hal yang paling utama dalam memilih warna pesawat kepresidenan adalah keselamatan.

"Kalau saya bilang ini cenderung mengabaikan aspek keamanan ketika ada pergantian warna menjadi warna yang mencolok merah putih ini," jelasnya.

Sebagai informasi, pesawat kepresidenan A-001 Boeing 737-8U3 (BBJ2) tersebut dulunya dicat warna biru-putih di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan alasan keamanan. Menteri Sekretaris Negara saat itu, Sudi Silalahi, menjelaskan bahwa biru dipilih sebagai warna kamuflase.

"Warna biru di dalam arti security penerbangan," papar Sudi usai upacara serah terima pesawat di Halim Perdanakusuma pada 10 April 2014 lalu. "Warna biru bisa berkamuflase sehingga bisa sama dengan warna langit."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts