Mata Bocah Dicungkil Ortu Diduga Demi Pesugihan, Kini Masih Bisa Melihat dan Keluarga Jadi Tersangka
Pxhere
Nasional

Kisah yang dialami AP (6), seorang bocah di Gowa, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan. Pasalnya AP hampir menjadi korban pencungkilan mata oleh orangtuanya sendiri yang diduga demi ritual pesugihan.

WowKeren - Beberapa waktu lalu Indonesia digegerkan dengan meninggalnya seorang bocah akibat ritual supranatural. Kini kisah serupa nyaris kembali terjadi terhadap AP, seorang bocah berusia 6 tahun di Gowa, Sulawesi Selatan.

Dalam kisah yang beredar, orangtua AP dengan tega mencoba mencungkil mata AP, tepat sebelum sang paman, Bayu, menyelamatkannya. AP pun menjalani operasi dan kini penglihatan sang bocah dilaporkan baik-baik saja.

"Alhamdulillah matanya tidak rusak dan baik, masih bisa melihat," ujar Kepala DP3A Gowa, Kawaidah Alham, Senin (6/9). Disebutkan bahwa kondisi fisik AP saat ini baik, namun gelisah dan tetap perlu pendampingan.

"Kami akan lakukan pendampingan (psikologi), tapi nanti setelah pulang dari rumah sakit. Kita akan bawa ke rumah aman dan lakukan pendampingan," tegas Alham.

Penganiayaan tak manusiawi ini dialami AP pada Rabu (1/9) pekan lalu. Insiden terjadi bertepatan dengan hari pemakaman kakak AP, DD (22), yang belakangan dilaporkan meninggal dunia akibat dicekoki garam 2 liter.


Kala itu, paman AP, Bayu, ikut ke rumah korban ketika tiba-tiba ia mendengar teriakan dari dalam rumah. Bayu bergegas masuk dan mendapati mata korban berusaha dicungkil oleh orang tua, paman, dan kakek AP, sehingga Bayu segera menyelamatkan korban.

"Pas ka pulang dari kuburan, saya dengar teriakannya anak kecil. Makanya saya masuk ke dalam rumah. Langsung menolong anaknya," tutur Bayu. "Kalau yang saya lihat itu orang tua korban bersama omnya dengan kakeknya itu berusaha melukai bagian mata."

Bahkan kepada Detik, Bayu mengaku melihat ada bagian tubuh AP yang coba ditelan oleh ibu korban. "Kalau untuk membetulkan (potongan daging kecil ditelan) ada. Ada yang dia masukkan (di mulut ibunya). Kita bisa lihat di video seperti apa," katanya kepada Detik, Senin (6/9).

Kini Polda Sulsel pun telah menetapkan dua orang menjadi tersangka. Sementara dua pelaku lain sedang diobservasi kejiwaannya di RSJ Dadi Makassar.

"Orang tua korban telah diobservasi ke RSJ Dadi Makassar untuk memeriksa kejiwaan, hasil masih ditunggu. Sedangkan kakek dan paman korban telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Mapolres Gowa," terang Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait