Melalui akun Twitter resminya, Novel Baswedan mengumumkan bahwa dirinya telah resmi berhenti dari Komisi Pemberantasan Korupsi KPK sejak Kamis (30/9) kemarin.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 01 Oktober 2021 - 13:58 WIB
WowKeren - Sebanyak 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) resmi diberhentikan secara hormat per Kamis (30/9) kemarin. Salah satunya adalah Novel Baswedan yang sebelumnya menjabat sebagai penyidik KPK.
Melalui akun Twitter resminya, Novel mengumumkan bahwa dirinya resmi berhenti dari KPK sejak Kamis kemarin. Meski demikian, Novel bersyukur karena ia dan 55 pegawai KPK lainnya berhenti dengan meninggalkan prestasi yang baik.
"Kemarin saya & kawan2 resmi berhenti dgn hormat dari KPK. Alhamdulillah kami berhenti meninggalkan legasi yg baik," cuit Novel pada Jumat (1/10) hari ini. "Prestasi penindakan, pencegahan &manajemen SDM yg hebat. Tdk berbuat tercela/pelanggar etik. Kami keluar dgn kepala tegak krn menjaga integritas."
Lebih lanjut, Novel juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada mereka. Novel juga menegaskan bahwa perjuangan pemberantasan korupsi masih belum berakhir.
"Penghargaan, penghormatan & terima kasih yg seringgi2nya kpd semua elemen masy yg telah memberikan perhatian dan dukungan," lanjutnya. "Tp ini blm berakhir, pemberantasan korupsi harus terus diperjuangkan. Pejabat korup tdk boleh dimaklumi."
Di sisi lain, pemecatan 56 pegawai tersebut membuat banyak pihak mengkritik KPK. Beberapa bahkan menyebut lembaga antirasuah itu lepas tangan terhadap nasib mereka.
Meski demikian, Wakil Ketua KPK Alexander Marwata telah menepis anggapan tersebut, Menurut Alex, pihak KPK telah membantu Novel Baswedan Cs untuk mencari kerja lain.
Lebih lanjut, Alex menuturkan bahwa pencarian pekerjaan itu hanya dilakukan jika diminta pegawai. KPK enggan memaksa pegawai tersebut jika menilai bantuan pencarian pekerjaan oleh KPK tidak sesuai dengan pemikiran mereka. "Tentu itu semua didasarkan atas permohonan dari pegawai, kami akan memberikan atau memfasilitasi," ungkap Alex.
(wk/Bert)