Sebelumnya korban pelecehan seksual dan perundungan di KPI Pusat sempat menyurati Menkominfo Johnny G Plate. MS berharap Kominfo mengevaluasi kinerja Sekretaris KPI, Umri.
- Elvariza Opita
- Rabu, 17 November 2021 - 15:35 WIB
WowKeren - Korban pelecehan seksual di Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, MS, diketahui baru saja menyurati Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate melalui kuasa hukumnya. MS meminta Johnny untuk mengevaluasi kinerja Sekretaris KPI Umri yang dianggap telah memfasilitasi pertemuan MS dengan terlapor dalam kasus ini, juga karena telah menudingnya makan gaji buta.
Lantas apa respons Kominfo terkait dengan kasus MS ini? Kepada Merdeka, Kominfo menyatakan saat ini ingin fokus untuk memulihkan psikologi MS.
"Bahwa Kominfo, kemudian KPI, konsentrasinya sekarang ini adalah memulihkan korban psikologi korban begitu," jelas Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Usman Kansong, Rabu (17/11). Saat ini Kominfo telah membentuk satu tim khusus menangani pemulihan MS, mulai dari aspek psikologi, pekerjaan, sampai status kepegawaiannya.
"MS ini, terus kemudian nyamannya di mana bekerja begitu kan. Itu juga harus kita perhatikan. Dengan siapa dia nyaman bekerja itu kita perhatikan semua," terang Usman.
"Kemudian, juga dengan psikolog mana dia nyaman untuk konsultasi," imbuh Usman. "Itu juga bagian dari kerja-kerja pemulihan yang sedang kita lakukan begitu."
Usman berjanji permintaan MS akan terus diperhatikan demi menghadirkan kenyamanan dan keamanan bagi korban perundungan serta pelecehan seksual tersebut. "Kalau bekerjanya seperti apa yang membuat dia nyaman. Ataukah WFH, apakah dia nyamannya bekerja di institusi lain di dalam Kominfo, itu kita perhatikan dengan siapa dia bekerja. Itu kita perhatikan," terangnya.
Sedangkan untuk perkembangan penanganan kasus, diakui Kominfo pihaknya menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian. "Yang lain-lain diuruslah sesuai kewenangannya masing-masing. Misalkan Polisi kan sedang mengurusi juga, Komnas HAM juga," tegasnya, sembari menambahkan bahwa pihaknya dan KPI fokus pada pemulihan kondisi korban.
Sementara itu, ditemui terpisah, Muhammad Mualimin selaku kuasa hukum MS menjelaskan bahwa kliennya sedang dalam proses pemulihan dan pengobatan di RS Cipto Mangunkusumo. "Karena sudah beberapa kali berobat di RS Polri tidak menghasilkan pemulihan yang signifikan, MS akhirnya pindah berobat ke RSCM. Ini bagian dari ikhtiar korban untuk kembali sehat dan menjadi manusia yang normal," paparnya.
Terkait keberadan tim khusus bentukan Kominfo yang membantu penanganan kondisi dan kasus MS pun disambut baik oleh Mualimin. Apalagi karena tim tersebut akan melibatkan pihak eksternal yang independen serta tentunya mendengarkan keinginan MS.
"Kami harap KPI, utamanya Sekretaris KPI Umri tidak mengintervensi kerja Tim tersebut. KPI sepenuhnya memfasilitasi kebutuhan Tim guna maksimalnya pengungkapan kebenaran serta penanggulangan pelecehan seksual dan perundungan di KPI," pungkas Mualimin.
(wk/elva)