Warga Semarang Ini Ungkap Alasan Rela Jauh-Jauh ke Jakarta Ikut Reuni 212
Instagram
Nasional

Seorang warga Semarang, Jawa Tengah, bernama Anis yang rela meluangkan waktu untuk jauh-jauh ke Ibu Kota dan menghadiri Reuni 212 pada Kamis (2/12) membagikan alasannya.

WowKeren - Aksi Reuni 212 pada Kamis (2/12) sempat membuat banyak orang berdatangan meskipun kegiatan tersebut tak mendapat izin dari kepolisian. Salah satunya adalah warga Semarang, Jawa Tengah, bernama Anis yang rela meluangkan waktu untuk jauh-jauh ke Ibu Kota dan menghadiri Reuni 212.

Anis rupanya berencana menetap di Jakarta selama dua hari ke depan. Wanita paruh baya tersebut lantas mengungkapkan alasannya datang ke Jakarta dan mengikuti Reuni 212.

"Saya kira bukan sebuah rahasia bahwa situasi saat ini dari ekonomi, pendidikan, budaya, sosial hampir seluruh segmen itu kacau. Jadi kita turun di sini untuk berdoa agar negeri ini lebih tertib lagi," tutur Anis kepada Liputan6.com.

Oleh sebab itu, Anis merasa kecewa Reuni 212 tidak mendapatkan izin. Padahal, Anis dan kawan-kawannya mengklaim tidak akan melakukan hal-hal seperti menimbulkan kerusuhan.

"Kalau kita itu punya hubungan luas, saya kira dari mana pun kita akan tahu. Saya sengaja atau enggak sengaja, ada informasi seperti ini slentingan. Dari mana pun saya dapat pemberitaan (informasi)," tutur Anis.


Sebelumnya, massa Reuni 212 sempat berada di sekitar Gedung Sarinah. Namun mereka kini telah membubarkan diri dari kawasan jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Pihak kepolisian mendorong massa untuk meninggalkan lokasi. Meski sempat ada sebagian massa yang mengacuhkan seruan polisi, mereka perlahan berjalan mundur.

"Silakan membubarkan diri, di sini tak ada aksi apa-apa," ujar Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur Muhammad Thariq dari mobil. "Silakan Umi, hati-hati di jalan ya."

Di sisi lain, Koordinator Kuasa Hukum Reuni Akbar 212 Aziz Yanuar memastikan bahwa acara mereka berjalan lancar. Meskipun massa tak bisa mendekat ke kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, karena disekat oleh polisi. Aziz lantas menyampaikan apresiasi terhadap aparat, baik TNI, polisi, Satgas COVID-19 DKI, hingga Satpol PP yang bertugas saat itu.

"Mereka telah menjalankan tugasnya secara humanis, menjaga ketertiban agar suasana tetap kondusif hingga masyarakat yang sedang menyampaikan aspirasi dan pendapatnya tetap tertib dan menjaga prokes," terang Aziz dalam konferensi pers pada Sabtu (4/12).

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait