Gedung Cyber Kuningan Terbakar Tewaskan 2 Orang, Operasional Layanan Ini Ikut Terganggu
Nasional

Gedung Cyber di Mampang, Kuningan, Jakarta Selatan terbakar pada Kamis (2/12). Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara penyintas lain berhasil dievakuasi secara dramatis.

WowKeren - Gedung Cyber di Kuningan, Jakarta Selatan terbakar pada Kamis (2/12). Peristiwa ini mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, sebagaimana dilansir dari Kumparan.

"Dua korban meninggal dunia, tadi sudah dievakuasi ke RSUD Mampang," ujar Chairul, salah satu petugas PMI. Belakangan terungkap salah seorang korban meninggal dunia berinsial R sedangkan yang lain masih belum diketahui identitasnya.

Kebakaran diketahui langsung menyedot perhatian masyarakat luas. Humas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta, Mulat Wijayanto, menjelaskan ada 22 unit mobil damkar yang dikerahkan ke lokasi.

Meski demikian, dampak dari kebakaran jelas tidak bisa dihindari. Apalagi karena Gedung Cyber 1 merupakan lokasi operasional sejumlah perusahaan teknologi, seperti penyedia web hosting, perusahaan software, penyedia jasa internet, sampai perusahaan keamanan siber.


Karena itulah, kebakaran berimbas terhadap beberapa layanan. Seperti Indo Premier Sekuritas dengan aplikasi IPOT yang sementara waktu terganggu layanannya.

"Saat ini kami sedang menghadapi situasi force majeure di mana data center kami di Gedung Cyber Mampang mengalami kebakaran," demikian pernyataan resmi dari Indo Premier Sekuritas, dikutip dari Liputan 6. "Yang mengakibatkan jaringan data beberapa sekuritas, termasuk IPOT terganggu dan belum dapat digunakan untuk sementara waktu."

Beberapa layanan lain yang ikut terganggu seperti Ajaib Investasi dan Korea Investment & Securities. Kendati demikian, Indo Premier Sekuritas sudah sempat mengabarkan bahwa operasionalnya telah kembali pulih.

Layanan web hosting juga ada yang ikut terganggu operasionalnya akibat kebakaran ini. Termasuk Niagahoster dan Rumahweb Indonesia. Meski demikian, beberapa sudah berangsur pulih seperti Niagahoster.

Layanan portal game online Indonesia seperti Megaxus Infotech juga ikut terganggu akibat kebakaran yang terjadi. Perusahaan yang menaungi permainan seperti Audition AyoDance, Fatal Raid SEA Invasion, sampai Audition AyoDance Mobiles tersebut mengumumkan kemungkinan ada gangguan koneksi di platform permainannya akibat kebakaran di data center.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait