Polisi Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro Dinonaktifkan, Kasus Terkait Pejabat DPRD DKI?
Instagram/endrazulpan
Nasional

Ipda OS, pelaku penembakan di Exit Tol Bintaro, telah dinonaktifkan demi pemeriksaan kasusnya. Namun hingga kini Ipda OS belum ditetapkan sebagai tersangka.

WowKeren - Aksi anggota Ditlantas Polda Metro Jaya berinisial Ipda OS menembak orang di exit tol Bintaro berujung penonaktifan jabatan. Polda Metro Jaya sudah menonaktifkan anggota Patroli Jalan Raya (PJR) tersebut karena harus menjalani rangkaian pemeriksaan etik serta pidana atas penembakan yang dilakukannya.

"Ipda OS sudah dinonaktifkan dari sana (PJR Ditlantas) dalam rangka pemeriksaan intensif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol E Zulpan, Jumat (3/12). Meski demikian, Ipda OS ternyata belum mendapat status hukum selain sebagai terperiksa dalam kasus ini.

Zulpan menerangkan, Ditreskrimum masih mengumpulkan bukti dan petunjuk soal penembakan yang terjadi. Karena alasan itu pula polisi belum menahan Ipda OS meski sudah diungkap menjadi pelaku penembakan.

"Belum juga. Statusnya belum ditingkatkan jadi tersangka, masih sebagai terperiksa," ujar Zulpan. "Diperiksa kan tapi tidak ditahan. Itu kan kalau ditahan ada statusnya, setelah statusnya sebagai tersangka. Sekarang secara maraton masih terus diperiksa."


Pada kesempatan yang sama, Zulpan juga membantah pemberitaan bahwa penembakan yang terjadi terkait dengan pejabat DPRD DKI Jakarta. Pasalnya beredar informasi bahwa warga berinisial O yang melapor kepada Ipda OS merupakan staf khusus Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.

"Enggak ada kaitannya ya," tegas Zulpan. "Jadi izin diluruskan, tidak ada kaitannya sama sekali. Itu enggak ada kaitannya."

Kendati demikian, Zulpan tidak menjelaskan detail hubungan antara O dan Prasetyo Edi Marsudi. Hanya saja, menurut Zulpan, O melapor kepada Ipda OS karena memiliki hubungan pertemanan.

"Tidak ada. Ini kaitannya ini hanya hubungan personal antara Ipda OS dengan saudara O," jelas Zulpan. "Tidak ada kaitannya dengan yang ditanyakan, dengan Ketua DPRD."

"Yang jelas kami fokus pada materi kasus. Tidak ada yang menyangkut orang lain," imbuh Zulpan. "Itu hanya hubungan personal antara O dan OS, jadi enggak ada keterlibatan pejabat-pejabat publik yang lain. Perlu diluruskan ini."

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait