Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengirim surat permohonan untuk kehadiran Ketua KPK Firli Bahuri dalam pelantikan eks pegawai sebagai ASN Polri yang digelar Kamis (9/12) siang ini.
- Elvariza Opita
- Kamis, 09 Desember 2021 - 12:00 WIB
WowKeren - Polri berencana untuk melantik 44 orang mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di instansinya pada Kamis (9/12) hari ini. Pada hari yang sama pula diperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia).
Tak banyak informasi yang beredar soal pelantikan ini, kecuali akan digelar pada Kamis siang. Kendati demikian, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) rupanya sudah mengirimkan surat permohonan kehadiran Ketua KPK Firli Bahuri dalam pelantikan tersebut.
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, menyebut permohonan itu sudah dikirim secara daring melalui surat elektronik ke situs pengaduan masyarakat (Dumas) KPK. "Juga diberikan kepada Jubir KPK, akun Dumas KPK," imbuh Boyamin di Jakarta, Rabu (8/12).
Boyamin memiliki penilaian tersendiri mengenai kehadiran Firli dalam agenda pelantikan di Mabes Polri tersebut. Yakni sebagai proses islah, atau penyatuan kembali, dan berdamai sebagai insan aparat negara bidang pemberantasan korupsi yang ke depannya bisa bersinergi untuk memberantas para tikus berdasi di Indonesia.
Menurut Boyamin, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang diselenggarakan membuat sejumlah mantan pegawai KPK berpindah ke Polri. "Disukai atau tidak, suka atau tidak suka, telah menimbulkan jurang pemisah antara Pimpinan KPK dengan 44 orang tersebut," tutur Boyamin.
"Sehingga diperlukan kebesaran jiwa untuk islah atau berdamai kembali," lanjutnya. Islah ini adalah hal yang penting untuk kebaikan bangsa dan negara, terutama dalam upaya pemberantasan korupsi.
Menurutnya juga, semestinya islah ini dimulai dan diinisiasi oleh Firli Bahuri sebagai pihak yang lebih tua dan lebih tinggi jabatannya. "Kami tidak memandang siapa yang benar dan siapa yang salah dalam kasus TWK," jelas Boyamin.
Pelantikan ini, diterangkan Boyamin, adalah momen untuk menutup masa lalu dan membuka lembaran baru dalam bersinergi memberantas korupsi. "Sekali lagi kami memohon kehadiran Bapak Firli Bahuri pada saat pelantikan ASN 44 eks KPK," tutur Boyamin.
Di sisi lain, Polri akan melantik Novel Baswedan dan 43 eks pegawai KPK yang tidak lulus TWK untuk menjadi ASN Polri. Proses pelantikan berlangsung tepat saat Hakordia.
(wk/elva)