Sinetron 'Terpaksa Menikahi Tuan Muda' menuai kecaman karena melakukan syuting di posko pengungsian korban bencana Gunung Semeru. Leo Consul sebagai pemain di sinetron tersebut pun kini terlihat menuliskan permintaan maaf.
- Lailatul Maghfiroh
- Kamis, 23 Desember 2021 - 14:37 WIB
WowKeren - Belum lama ini sinetron "Terpaksa Menikahi Tuan Muda" menuai kecaman karena melakukan syuting di posko pengungsian bencana Gunung Semeru. Leo Consul selaku salah satu aktor yang terlibat dalam kegiatan syuting tersebut pun kini terlihat menuliskan permintaan maaf.
Hal tersebut diungkapkan Leo lewat unggahan teranyar di laman Instagram miliknya. Dalam permohonan maafnya itu, Leo menyadari kesalahannya. Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak ada maksud untuk menyakiti hati para korban.
"To All my Indonesian fans and friends.. Saya Leo Consul memohon maaf sebesar besarnya atas kejadian yang terjadi dalam proses shooting Terpaksa Menikahi Tuan Muda. Tidak ada sedikitpun niat saya ataupun tim untuk menyakiti hati para korban gunung Semeru.. Saya harusnya lebih teliti dalam menillai situasi dan kondisi," tulis Leo.
"Saya tau permintaan maaf saya ini tidak bisa menebus kesalahan saya, tapi ini adalah kewajiban moral saya untuk bersuara atas rasa sakit yang telah saya timbulkan. Untuk itu sekali lagi saya mohon maaf sebesar besarnya jika saya telah menyinggung para korban dalam kegiatan shooting ini," tambahnya.
Pada kesempatan tesrebut, Leo juga mendoakan agar para korban erupsi gunung Semeru selalu diberi ketabahan. "Saya mendoakan hanya yang terbaik untuk para korban, semoga diberikan kekuatan, dan ketabahan oleh Tuhan YME. Saya bersama korban gunung Semeru. Love. Leo Consul," pungkasnya.
Mengiringi tulisan permohonan maafnya tersebut, Leo juga menjelaskan bahwa dirinya tak bermaksud membela diri. Ia Sendiri juga merasakan kesedihan saat melihat para korban erupsi Gunung Semeru.
"My sincerest apologies. Tujuan saya disini bukan untuk membela diri tapi hanya untuk bener-bener meminta maaf sebesar-besar nya. Tidak ada yang melihat betapa hancurnya hati saya saat saya melihat korban2 disana yang terdampar di keadaan yang sangat menyedikan. I wept inside while I prayed silently because I believe nobody has to see that. I hope a single mistake won’t discount my truest intention," jelas Leo.
Sebelum Leo Consul, ada pula Rebecca Tamara lebih dulu menyampikan permintaan maaf karena menjalankan syuting di posko pengungsian korban erupsi Gunung Semeru. Rebecca berharap kejadian ini bisa menjadi pembelajaran untuk dirinya lebih memahami situasi dan kondisi.
(wk/lail)