Hingga Kamis (23/12) hari ini, Indonesia sudah mengonfirmasi 8 kasus COVID-19 Omicron. Meski demikian, Epidemiolog UI Pandu Riono optimis Indonesia bisa memasuki fase endemi tahun depan.
- Elvariza Opita
- Kamis, 23 Desember 2021 - 15:51 WIB
WowKeren - Sampai Kamis (23/12) hari ini, Indonesia sudah mengonfirmasi 8 kasus COVID-19 Omicron. Selain itu, Indonesia juga mengonfirmasi ratusan kasus COVID-19 baru setiap harinya.
Dengan situasi tersebut, Epidemiolog Universitas Indonesia Pandu Riono ternyata tetap optimis fase endemi COVID-19 sudah di depan mata. Bahkan menurut Pandu, fase endemi ini bisa dialami Indonesia mulai tahun 2022 mendatang.
Lantas apa alasan Pandu percaya diri Indonesia akan segera memasuki fase endemi COVID-19? Yang pertama karena tingkat kekebalan individu yang tinggi terutama di DKI Jakarta, yang menurut Pandu terbentuk secara hibrid yakni karena sudah pernah terinfeksi sebelumnya serta karena sudah divaksin dosis lengkap.
Program vaksinasi dosis primer inilah yang kemudian menjadi booster bagi mereka yang pernah terinfeksi sebelumnya. Karena itulah, Pandu mendorong agar vaksinasi COVID-19 terus dilakukan secara merata di Indonesia.
"Jadi program vaksinasinya mem-booster orang-orang yang sudah punya kekebalan," kata Pandu dalam sebuah dialog publik secara virtual, Kamis (23/12). "Dari dua kombinasi ini imunitasnya lebih tinggi."
Pandu juga optimis vaksinasi primer sudah andal meski tak diperkuat booster. "Yang penting vaksinasi dasar, di mana dua dosis harus cepat dikejar semua, itu memberikan booster untuk yang pernah divakasinasi oleh alam," papar Pandu.
Menurut Pandu, vaksinasi dosis satu dan dua inilah yang membuat tak ada lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia. Kebanyakan pasien COVID-19 yang sampai masuk rumah sakit bahkan meninggal, menurut Pandu, kebanyakan belum ikut vaksinasi sebelumnya.
Sehingga untuk mempertahankan kondisi COVID-19 yang terkendali di Tanah Air, langkah yang bisa ditempuh adalah vaksinasi dan memakai masker. "Dua itu minimal, bisa memberikan kestabilan sampai 2022, sehingga pemulihan ekonomi lancar, semua kegiatan lancar," ujar Pandu.
"Cuma vaksinasi dan pakai masker," imbuhnya. "Sampai semua penduduk di Indonesia sudah vaksinasi, boleh bebas tidak usah pakai masker."
(wk/elva)