3 Orang Tewas Sementara 6 Terluka Usai Dibacok Pria di Kediri Secara Membabi Buta
Unsplash/Hassan Rafhaan
Nasional

Seorang pria di Kediri mengamuk dan membacok orang-orang yang ditemuinya. Keluarga hingga para tetangga pun jadi korban aksi pembacokan membabi buta pria tersebut.

WowKeren - Aksi kejam dilakukan seorang pria di Dusun Bangunmulyo, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Rianto (34) mengamuk kemudian membacok keluarga dan para tetangganya sendiri secara membabi buta pada Senin (7/3). Aksi kejam itu mengakibatkan tiga orang tewas dan enam lainnya terluka.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Kediri untuk pemeriksaan lebih lanjut. 3 orang korban yang meninggal juga telah dievakuasi ke RS Bhayangkara. Sedangkan korban terluka dibawa ke RS Surya Melati.

"Benar, terjadi penganiayaan dengan senjata tajam yang mengakibatkan tiga orang meninggal dan enam orang terluka. Pelakunya sudah kami amankan, saat ini masih dilakukan pemeriksaan," kata Kasatreskrim Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha.

Ketiga korban yang meninggal adalah tetangga pelaku. Sementara orangtua dan adik kandung serta adik ipar pelaku yang juga ikut jadi korban pembacokan kini masih dirawat di rumah sakit,

"Korban yang meninggal dunia itu tetangganya. Kalau keluarganya saat ini masih mendapatkan perawatan di rumah sakit," jelasnya.


Salah seorang warga sekaligus saksi, Aris Setiawan mengatakan bahwa peristiwa itu bermula dari cekcok antara Rianto dengan sang ibu. "Tadi kedengar sebelumnya seperti bertengkar dengan ibunya," ujar Aris.

Usai cekcok, Rianto tiba-tiba masuk ke rumah dan mengambil celurit. Saat keluar, Rianto langsung membacok sang ibu, ayah, dan adik-adiknya secara bergiliran. Menurut Aris, Rianto kemudian kabur dari rumah usai membacok keluarganya. Namun di tengah jalan Rianto juga membacok orang yang ditemuinya.

"Setelah bertengkar dengan ibunya, lalu ibunya dibacok, lalu adiknya. Terus dia keluar, tetangga juga ikut dibacok. Orang mau misah juga ikut dibacok. Ada banyak yang dibacok, karena hampir setiap rumah pasti ada yang dibacok," beber Aris.

Sementara itu, Kepala Desa Pojok, Darmanto menyebut bahwa Rianto merupakan pribadi yang pendiam. Pria 35 tahun itu jarang bersosialisasi namun religius.

"Pelaku ini orangnya pendiam, jarang bersosialisasi dengan warga lain, tertutup lah bahasanya. Namun ibadahnya baik, tidak pernah punya masalah dengan para korbannya," beber Darmanto

"Rianto itu tidak memiliki riwayat gangguan jiwa, makanya kami kaget mendengar pelaku tega membacok korbannya dengan cara yang sadis hingga menewaskan 3 orang," pungkasnya.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait