Tinjau Pasar, Mendag Temukan Tak Ada Satupun Pedagang Jual Minyak Goreng Sesuai HET
Nasional

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi melakukan peninjauan di Pasar Kebayoran Lama. Dalam kegiatannya itu, Mendag Lutfi mendapati tak satupun pedagang menjual minyak goreng sesuai HET.

WowKeren - Meski pemerintah telah menetapkan HET untuk minyak goreng, nyatanya di pasaran tak sedikit pedagang yang menjualnya dengan harga lebih tinggi. Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menjumpai temuan tersebut saat meninjau langsung harga dan pasokanbarang kebutuhan pokok di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Rabu (9/3).

Dalam peninjauannya, Mendag menemukan satu permasalahan yaitu tidak ada satupun kios yang menjual minyak goreng sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah. Diketahui, per 1 Februari 2022 kemarin, pemerintah telah menetapkan HET minyak goreng curah Rp 11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp 13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp 14.000 per liter.

"Minyak goreng, ada barangnya. Baik curah maupun kemasan. Permasalahannya hari ini, tidak ada satupun kios yang kita datangkan hari ini menjual minyak goreng sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditentukan pemerintah," ujar Mendag di sela-sela kunjungannya pada Rabu (9/3).


Melihat masih ada persoalan harga yang tak sesuai dengan HET di pasar Kebayoran Lama, Mendag berencana akan memberikan spanduk kepada para pedagan. Spanduk itu nantinya berisi keterangan harga minyak goreng sesuai HET dimana untuk minyak goreng curah dibanderol Rp 11.500/liter atau Rp 12.800/kg. Diharapkan dengan adanya spanduk tersebut, para pedagang pasar tidak bisa memainkan harganya lagi.

"Saya akan beri pedagang di sini spanduk yang ada keterangan harga HET supaya tidak lagi menjual di atas HET. Jadi masyarakat bisa memperoleh harga murah," ungkap Mendag Lutfi.

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi yang turut mendampingi Menteri Perdagangan meninjau barang pokok juga turut menyampaikan hal serupa. Arief mengatakan bahwa belum semua pedagang menetapkan harga minyak goreng curah sesuai HET. Oleh karena itu, Arief menugaskan kepada pihak Pasar Jaya untuk memasangkan spanduk yang bertuliskan harga minyak goreng curah Rp 11.500/liter atau Rp 12.800/kilogram.

"Nanti actionnya ke depan saya minta tolong pihak Pasar Jaya kita pasang spanduk saja. Spanduk yang bertuliskan harganya Rp 11.500/liter untuk curah atau Rp 12.800/kilogram. Nanti dengan Dirjen Perdgangan Dalam Negeri, kita koordinasikan. Kita berharap setelah ini, jelang puasa dan lebaran, stok dan harga minyak goreng akan stabil," pungkas Arief.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait