Minyak Goreng Masih Langka, Karyawan di Bojonegoro Justru Dapat Gratis Setelah Booster
Nasional

Kelangkaan minyak goreng tampaknya juga dimanfaatkan oleh sejumlah pihak dalam menyelenggarakan vaksinasi COVID-19. Hal ini terlihat dari pegawai di Bojonegoro yang mendapatkan minyak goreng usai melakukan booster.

WowKeren - Hingga saat ini minyak goreng diketahui masih menjadi barang pokok yang langka. Di sisi lain, Pada Minggu (13/3) kemarin, Presiden Joko Widodo terjun langsung ke sejumlah pasar dan toko swalayan yang ada di Yogyakarta, untuk memeriksa ketersediaan minyak goreng.

Namun pada saat Jokowi terjun langsung, didapati stok minyak goreng kosong. Jokowi lantas bertanya kepada kepada seorang penjaga minimarket mengenai harga jual dan pengiriman minyak goreng.

Pada saat melakukan blusukan minyak goreng di Pasar Bringharjo dan Sentul Yogyakarta, Jokowi menemukan harga yang tidak seragam yakni mulai dari Rp14 ribu per liter hingga Rp20 ribu per liter. Tidak hanya itu, ia juga mendapati pengiriman minyak goreng ke swalayan dan pedagang tidak ada jadwal pasti.

Sementara di tengah banyaknya daerah yang masih menghadapi kelangkaan minyak goreng, karyawan di Bojonegoro justru mendapatkannya secara gratis. Adapun hal ini dilakukan sebagai bentuk hadiah kepada karyawan pelinting rokok, dari Koperasi Kareb Bojonegoro lantaran telah divaksinasi dosis ketiga atau booster vaksin COVID-19.


Selain minyak goreng, diketahui ada juga bantuan susu kemasan bagi seluruh peserta booster Koperasi Kareb Bojonegoro. "Pemberian vaksinasi ini telah dilaksanakan sebelumnya," ujar Direktur Koperasi Kareb, Sriyadi Purnomo dalam keterangannya, dilihat Senin (14/3).

Sriyadi menuturkan bahwa kegiatan booster vaksinasi COVID-19 itu merupakan bentuk partisipasi aktif dalam upaya mengurangi penyebaran virus COVID-19, khususnya dengan varian baru Omicron. "Kita lihat bagaimana mencengangnya varian COVID-19, ditambah masker sempat langka, saat ini munculnya Omicron, diwarnai kelangkaan minyak goreng," ungkap Sriyadi.

Sriyadi lantas mengungkapkan bahwa pihaknya berusaha untuk meringankan beban masyarakat, khususnya ibu-ibu dengan menyediakan bantuan minyak goreng kepada mereka yang telah divaksin booster. Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan vaksinasi booster itu merupakan realisasi komitmen Industri Hasil Tembakau (IHT) dalam rangka membantu mempercepat pemulihan ekonomi.

"Ketika seluruh aktivitas kembali dilakukan tatap muka, dan kelonggaran pembatasan telah diterapkan seluruhnya, kami ingin seluruh karyawan khususnya, dan masyarakat sekitar Koperasi Kareb di Bojonegoro benar-benar sehat dan siap," papar Sriyadi.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait