Sebelumnya, anggota Komisi B bidang Perekonomian DPRD DKI, Gilbert Simanjuntak mengkritik penunjukkan Sudirman Said sebagai Komisaris Transjakarta. Politikus PDIP itu lantas menyinggung kedekatan Sudirman dengan Anies.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Jumat, 18 Maret 2022 - 20:28 WIB
WowKeren - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diketahui telah memilih Sudirman Said untuk mengisi posisi sebagai Komisaris Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta). Atas hal ini, muncul isu bahwa Sudirman Said bisa jadi Komisaris lantaran dekan dengan Gubernur DKI Anies Baswedan.
Isu tersebut lantas dibantah oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta, Budi Purnama. "Saya melihatnya tidak seperti itu juga," tutur Budi dalam keterangannya, Jumat (18/3).
Budi lantas menerangkan bahwa sebelum di Transjakarta, Sudirman Said telah berpengalaman dalam memimpin perusahaan besar seperti PT Pindad (Persero). PT Pindad ini sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pertahanan.
Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa Sudirman memiliki rekam jejak dalam mengurus perusahaan di bidang energi. Pengalaman-pengalaman itu lah yang membuat Pemprov DKI akhirnya memilih Sudirman Said dan yakin bahwa ia mampu memberikan nasihat serta menjalankan fungsi pengawasan.
Budi menambahkan bahwa peran komisaris, sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang adalah menjalankan fungsi pengawasan dan memberi nasihat. Sementara untuk pengelolaan transportasi dihandel direksi PT Transjakarta.
"Jadi secara pengalaman beliau mumpuni untuk membantu teman-teman Transjakarta, membuat Transjakarta menjadi lebih baik lagi," papar Budi.
Selain itu, Budi juga mengatakan bahwa penunjukkan Sudirman Said sebagai Komisaris Transjakarta merupakan langkah Pemprov DKI untuk menyegarkan wajah PT Transjakarta. Menurutnya, dengan hadirnya Sudirman, bisa memberikan warna baru di perusahaan transportasi tersebut.
"Pak Sudirman Said kan pengalaman di beberapa perusahaan, Jadi beliau pasti dianggap memiliki kapasitas untuk bisa bantu sama-sama memajukan Transjakarta," terang Budi.
Sebelumnya, Pemprov DKI telah secara resmi mengangkat mantan Menteri ESDM itu sebagai Komisaris Utama di PT Transjakarta. Sudirman Said ditunjuk menggantikan posisi Jaswandi yang telah menjabat Komisaris Utama Transjakarta sejak Agustus 2019 lalu.
(wk/tiar)