Indonesia Disebut Hadapi Ancaman Dari AS Soal G20, Butuh Bermanuver Untuk 'Melawan'
https://www.djkn.kemenkeu.go.id/
Nasional

Dalam sebuah pernyataan Menkeu AS, dinilai mengandung unsur ancaman terhadap Indonesia terkait penyelenggaraan G20. Indonesia diharapkan bisa mengambil tindakan tegas menghadapi ancaman tersebut.

WowKeren - Seperti yang diketahui, Indonesia telah dipilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Serangkaian acaranya pun diketahui juga telah berlangsung.

Akan tetapi, menjelang acara puncak KTT G20, Indonesia disebut menghadapi ancaman dari Amerika Serikat (AS). Anggota Komisi I DPR, M Farhan menilai bahwa pernyataan dari Menteri Keuangan (Menkeu) AS, Janet Yellen menjadi ancaman bagi Indonesia.

Maka dari itu, menurut Farhan, pemerintah Indonesia perlu melakukan manuver bila enggan mengeluarkan pernyataan yang tegas. Hal ini disampaikan oleh Farhan dalam acara Crosschek by Medcom.id, yang bertajuk "Ancam Boikot G20, Amerika Intervensi Kedaulatan Presidensi Indonesia" secara virtual pada Minggu (17/4) hari ini.

"Diam-diam bergerak di belakang AS menggalang kekuatan, sehingga tanpa disadari sudah sangat kuat dan memaksa AS berubah pikiran," ujar Farhan dalam acara tersebut.


Lebih lanjut, Farhan menerangkan bahwa Indonesia bisa menggalang diskusi atau kesepakatan dengan sejumlah negara seperti India dan Brasil, lantaran memiliki banyak persamaan dengan RI. "Bikin, positioning bersama karena ini sangat strategis," ungkap Farhan.

Selain itu, Farhan juga menyebut bahwa media di India bahkan sudah menggaungkan hegemoni AS di bidang ekonomi sudah terancam. Menurutnya, hal ini menjadi peluang bagi berbagai negara untuk menantang AS di sektor ekonomi.

Sebelumnya, Menkeu AS Janet Yellen diketahui mengatakan bahwa Rusia harus dikeluarkan dari forum ekonomi utama G20. Bahkan, Yellen juga mengancam bahwa AS akan memboikot sejumlah pertemuan G20 apabila pejabat Rusia muncul.

Di samping itu, sebelumnya juga ada ribuan orang yang diketahui meneken sebuah petisi, di mana meminta Presiden Joko Widodo untuk menolak kedatangan Presiden Rusia Vladimir Putin di KTT G20. Adapun petisi tersebut bertajuk 'Pak Jokowi, Jangan Datangkan Presiden Putin Di Konferensi G20!' yang termuat di situs change.org.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait